Pilur Bantul 2026, Bupati Ingatkan Calon Lurah Hindari Politik Uang
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Wali Kota Magelang M. Nur Aziz menjadi pembina apel pada Hari Santri Nasional tingkat Kota Magelang, Minggu (22/10/23). Antara/ist/Bagian Prokompim Kota Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG—Santri disebut sebagai pejuang ilmu pengetahuan dan penjaga terdepan melawan kebodohan dan ketertinggalan. Hal ini diungkapkan Wali Kota Magelang, M Nur Aziz dalam peringatan Hari Santri.
"Santri merupakan pejuang ilmu pengetahuan yang tidak kenal lelah mengejar pengetahuan dan kebijaksanaan sebagai senjata utama mereka," katanya pada apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2023 tingkat Kota Magelang di halaman MAN Kota Magelang, Minggu (22/10/2023).
Wali Kota Magelang M. Nur Aziz menjadi pembina apel tersebut. Turut Hadir Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur serta segenap pengasuh dan santri pondok pesantren se-Kota Magelang.
Ia mengemukakan, tema peringatan HSN tahun 2023 adalah Jihad Santri, Jayakan Negeri. Tema ini memberi pesan bahwa peringatan HSN tahun ini harus dirayakan dengan semangat dan dedikasi para santri sebagai pahlawan pendidikan dan perjuangan kebodohan.
"Di zaman yang penuh tantangan dan kompleksitas, jihad tidak lagi merujuk pada pertempuran fisik, melainkan pada perjuangan intelektual yang penuh semangat," katanya.
Dalam tradisi Islam, katanya jihad intelektual adalah cara untuk membela nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan pengetahuan. Santri sebagai teladan dalam menjalani jihad ini. Dengan buku sebagai senjata dan pena sebagai tongkat kebijaksanaan, para santri memperdalam ilmu dan menyebarkan cahaya pengetahuan.
Pada kesempatan tersebut, Aziz juga membacakan sambutan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menyampaikan bahwa peran santri sebagai pilar keagamaan dan keilmuan dapat menjadi motor penggerak kemajuan bangsa.
"Sebagai santri, kita tidak hanya berkewajiban memahami ajaran agama dengan baik, tetapi juga bertanggung jawab untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam tindakan dan perilaku kita sehari-hari," katanya.
Peringatan Hari Santri bukanlah milik santri semata, hari santri adalah milik semua komponen bangsa yang mencintai Tanah Sir, milik mereka yang memiliki keteguhan dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan. Para santri diharapkan menjadi insan yang cerdas, peduli terhadap sesama, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Stasiun Lempuyangan ditata bertahap hingga 2027. Mulai 2028, penumpang KRL akan dilayani melalui akses Utara.
Gerai KDMP Tuksono di Sentolo, Kulonprogo, dinilai strategis meski tak berada di tengah permukiman. Operasional menunggu verifikasi dan validasi.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.