Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, SRAGEN—Seorang siswi SMP Satu Atap Miri asal Dukuh Pelembinatur, Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen, tenggelam di perairan Waduk Kedung Ombo (WKO), Selasa (24/10/2023). Korban tenggelam lantaran diduga hendak mengambil pakaian yang hanyut saat mencuci.
Kapolres Sragen, AKBP Jamal Alam, melalui Kapolsek Miri, Iptu Suprayitno, mengatakan lokasi kejadian tidak jauh dari rumah korban di wilayah Dukuh Pelembinatur RT 014, Selasa sore. Korban diketahui bernama Dewi Eka Nurhidayah, 14, seorang siswi Kelas IX SMP Satu Atap Miri.
BACA JUGA : Pelaku Mutilasi Mahasiswa UMY Terancam Hukuman Mati
“Peristiwa itu bermula saat korban bersama adiknya berangkat ke Waduk Kedung Ombo untuk mencuci pakaian. Saat itu ada pakaian yang terbawa arus agak ke tengah. Korban berusaha mengambil pakaian itu tetapi tiba-tiba terjatuh dan ternggelam. Adik korban langsung berlari memberitahu warga untuk minta bantuan,” ujar Suprayitno.
Mendengar laporan tersebut para warga langsung ke waduk untuk mencari korban. menaiki perhau warga langsung menebar jaring dengan jangkar. Pencarian berlangsung hingga malam hari. Pada pukul 19.30 WIB, jenazah korban akhirnya ditemukan warga. Jaring warga berhasil menjerat pakaian korban.
Korban dievakuasi dalam kondisi sudah meninggal dunia. Kapolsek Miri, Iptu Suprayitno, bersama jajarannya melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi-saksi.
BACA JUGA : Jadwal Pemadaman Listrik, Rabu 29 Maret 2023: Kawasan Sleman dan Wonosari Mati Lampu
“Dari pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas Miri tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban meninggal murni tenggelam saat mencuci dan mandi di WKO. Korban tenggelam karena hendak mengambil pakaian yang hanyut. Kedalaman perairan WKO diperkirakan sedalam 6 meter. Keluarga menerima musibah itu dan membuat pernyataan untuk tidak melakukan autopsi,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman
Stunting pada anak masih dapat dioptimalkan jika ditemukan dan ditangani sedini mungkin. Dokter gizi menjelaskan tanda dan langkah penanganannya.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.