SE Mendikdasmen Terbit, 549 Guru Honorer Sragen Terancam Tergusur
Sebanyak 549 guru honorer di Sragen terancam berhenti mengajar pada 2027 usai terbit SE Mendikdasmen No. 7/2026.
Ilustrasi mayat bayi./JIBI
Harianjogja.com, BOYOLALI—Mayat bayi dibuang di pinggiran jalan di wilayah Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali dengan kondisi terbungkus plastik dan ditemukan pada Sabtu (4/11/2023).
Kasi Humas Polres Boyolali, Iptu Arif Mudi, menjelaskan lokasi penemuan berada di jalan dekat ladang Dukuh Bongkol RT 002.RW 001, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggade. Penemuan mayat bayi terbungkus plastik tersebut bermula saat seorang warga bernama Suminah sedang mencari rumput di pinggir ladangnya. Saat itu, ia menemukan sebuah bungkusan plastik putih.
Suminah yang penasaran membuka bungkusan plastik putih tersebut dan ternyata berisi jasad bayi. Suminah kemudian memberitahukan kepada anaknya. Ia juga meminta anaknya untuk memastikan isi plastik tersebut.
BACA JUGA : Viral Diduga 2 Mayat Bayi Ditemukan Mengambang di Sungai Berbah Sleman
“Setelah keduanya memastikan bahwa isi dalam plastik tersebut orok bayi, mereka kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Karanggede,” kata Arif kepada wartawan, Sabtu malam.
Menerima laporan tersebut, aparat Polsek Karanggede dan Unit Inafis Satreskrim Polres Boyolali mendatangi lokasi penemuan jasad Bayi. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mereka membawa mayat bayi malang itu ke RSUD Dr. Moewardi Solo untuk diperiksa.
Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalagi, mengungkapkan penyidik telah memeriksa dua saksi. Polisi masih menyelidiki apakah siapa pelaku dan apa modus pembuangan jasad bayi tersebut.
Petrus menjelaskan mayat bayi itu berjenis kelamin laki-laki. “Pada saat ditemukan kondisi bayi sudah meninggal dunia. Kami masih menunggu laporan hasil autopsi dari tubuh bayi tersebut,” jelas dia.
BACA JUGA : Dua Mayat Bayi di Sungai Berbah Berjenis Kelamin Perempuan, Diduga Kembar
Ia meminta seluruh masyarakat, khususnya warga Karanggede dan Boyolali pada umumnya untuk memberikan informasi sekecil apa pun terkait kasus ini.
“Saya minta kepada seluruh masyarakat Boyolali apabila mendapatkan informasi adanya pembuangan bayi tersebut segera sampaikan ke kami. Selanjutnya akan segera kami tindak lanjuti dan semoga segera terungkap kasus ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Sebanyak 549 guru honorer di Sragen terancam berhenti mengajar pada 2027 usai terbit SE Mendikdasmen No. 7/2026.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling pada 13 Mei 2026.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling, hari ini. Polres Gunungkidul menghadirkan berbagai layanan jemput bola agar warga tidak perlu jauh-jauh
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 13 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.