Pemprov Jateng dan Baznas Kembali Salurkan Modal Usaha Senilai Rp567 juta

Media Digital
Media Digital Selasa, 09 Januari 2024 16:37 WIB
Pemprov Jateng dan Baznas Kembali Salurkan Modal Usaha Senilai Rp567 juta

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana./Istimewa

KARANGANYAR—Pemprov Jawa Tengah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) wilayah setempat menyalurkan bantuan modal kepada warganya senilai Rp567 juta.  Bantuan itu secara simbolis diserahkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana di The Alana Hotel, Kabupaten Karanganyar, Selasa (9/1/2024).

Secara rinci, bantuan senilai Rp540 juta itu diberikan  kepada 180 mustahik produktif dan  bantuan transport untuk 36 orang pendamping. “Bantuan ini diberikan kepada mustahik di Kabupaten Karanganyar, Sragen, dan Klaten. Jadi bantuan ini merupakan hasil kerja sama yang selama ini terjalin sangat baik antara Pemprov Jawa Tengah dengan Baznas Jawa Tengah," kata Nana, Selasa.

Bantuan modal usaha tersebut merupakan bagian dari upaya intervensi yang dilakukan oleh Pemprov Jateng  dalam penanganan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di wilayahnya. “Kemiskinan ekstrem sudah ada penurunan dari 1,9 persen menjadi 1,1 persen. Target kami untuk tahun 2024 ini untuk 0 persen. Ini akan kami maksimalkan tentunya dengan bantuan dari Baznas Jateng dan juga program lain," imbuh dia. 

Beberapa program terus dilakukan untuk mencapai target tersebut. Di antaranya dengan mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, meningkatkan pendapatan masyarakat miskin, dan meminimalkan wilayah kantong kemiskinan. 

Verifikasi dan validasi data kemiskinan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) juga dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Pemprov Jateng juga telah melakukan upaya penghapusan kemiskinan ekstrem dengan skema kolaborasi kelembagaan. Kolaborasi itu baik melalui anggaran pusat, provinsi, kabupaten, desa maupun dari lembaga non pemerintah seperti Baznas, CSR, BUMD, BUMN, UPZ dan Filantropi.

BACA JUGA: Bapanas Mulai Salurkan Bantuan Pangan, Pemprov Jateng Screening Warga Miskin Belum Tercover

Sementara itu, Ketua Baznas Jateng, Ahmad Daroji menjelaskan bahwa hingga 2023 sudah ada sekitar 11 ribuan mustahik yang sudah menerima bantuan modal usaha. Meliputi bidang usaha kuliner/boga, toko retail/kelontong/pedagang, laundry, konveksi, jasa bengkel, pertanian, perikanan, peternakan, hingga penjahit.  Bahkan, ada pelatihan kepada sekitar 21 ribu masyarakat yang belum bekerja.

"Insyaallah pada 2024 ini akan kami alokasikan juga bantuan modal untuk 1.000 orang. Kita juga siapkan untuk bantuan RTLH 750 unit, kemudian pelatihan kerja kira-kira 3.000 orang. Nanti akan kita latih kerja dengan berbagai pekerjaan," katanya.

Daroji menambahkan, bantuan pada tahun ini akan diprioritaskan untuk bantuan produktif dengan kisaran 60 persen, sisanya sebanyak 40 persen untuk bantuan konsumtif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online