Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias

Ahmad Kurnia Sidik
Ahmad Kurnia Sidik Minggu, 17 Mei 2026 15:07 WIB
Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias

Festival Balon Udara di Alun-Alun Utara Keraton Solo, Minggu (17/5/2026). (Solopos/Ahmad Kurnia Sidik).

Harianjogja.com, SOLO — Ribuan warga memadati kawasan Alun-Alun Utara Keraton Solo untuk menyaksikan Festival Balon Udara yang digelar Minggu (17/5/2026) pagi. Sebanyak 18 balon udara berwarna-warni menghiasi langit Kota Bengawan dalam agenda yang baru pertama kali digelar ini.

Antusiasme warga begitu tinggi hingga menyebabkan kepadatan luar biasa di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi. Arus lalu lintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Solo bahkan nyaris lumpuh akibat membludaknya pengunjung yang datang sejak pagi hari.

18 Balon Udara Rayakan HUT Bank Jateng Syariah

Festival ini merupakan puncak perayaan hari jadi ke-18 Bank Jateng Syariah. Jumlah balon yang diterbangkan pun disesuaikan dengan usia lembaga tersebut.

Kepala Divisi Syariah Bank Jateng Syariah, Slamet Sulistiyono, menyebut acara ini sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Solo.

“Ini hadiah untuk warga Solo yang telah mendukung kami hingga usia ke-18,” ujarnya.

Balon-balon udara tersebut dioperasikan oleh tenaga profesional dari Wonosobo yang dikenal memiliki tradisi balon udara.

Durasi Terbang Dipersingkat karena Angin Kencang

Meski berlangsung meriah, durasi penerbangan balon udara harus dipersingkat demi keselamatan. Sekitar pukul 07.11 WIB, kecepatan angin meningkat tajam hingga melampaui batas aman.

Standar keamanan penerbangan balon berada di kisaran 4 knot, namun saat itu angin tercatat mencapai 12 hingga 20 knot. Kondisi tersebut berisiko merusak balon berbahan tipis.

Penyelenggara pun memutuskan untuk segera menurunkan balon guna menghindari potensi bahaya.

Pengamanan Ketat dan Perizinan Lengkap

Karena digelar di wilayah yang dekat dengan jalur penerbangan Bandara Adi Sumarmo, penyelenggara memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi.

Izin telah dikantongi dari berbagai pihak, mulai dari otoritas navigasi udara, kepolisian, hingga pemerintah setempat. Balon diterbangkan dengan ketinggian terbatas, yakni sekitar 15–20 meter.

Warga Tetap Antusias Meski Singkat

Salah satu pengunjung, Putri Wulandari, mengaku tetap puas meski durasi penerbangan tidak berlangsung lama. Ia datang bersama keluarga sejak pagi untuk menyaksikan langsung festival tersebut.

“Sudah ramai sekali dari pagi, tapi tetap senang bisa lihat langsung. Semoga ke depan bisa digelar lagi,” ujarnya.

Harapan Digelar Lebih Besar

Penyelenggara berharap festival ini bisa kembali digelar di masa mendatang dengan persiapan yang lebih matang, termasuk pemilihan lokasi yang memungkinkan balon terbang lebih lama.

Festival ini tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga berpotensi menjadi agenda wisata baru yang menarik bagi Kota Solo dan sekitarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : espos.id

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online