FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman Tegaskan Tim Garuda Siap Beri Segalanya
John Herdman berjanji Timnas Indonesia memberikan seluruh kemampuan di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF 2026.
Tugu Soeharto di Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah, biasanya ramai dikunjungi masyarakat menjelang malam satu Sura. /Solopos.
Harianjogja.com, SEMARANG—Tugu Soeharto di Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah, biasanya ramai dikunjungi masyarakat menjelang malam satu Sura.
Lokasi tersebut juga kerap didatangi masyarakat lokal maupun luar kota yang melakukan tradisi kungkum atau berendam di tempuran Sungai Kaligarang dan Kali Kreo. Aapakah ada hubungan sejarah antara Tugu Soeharto dan tradisi kungkum setiap malam satu Sura?
Salah seorang pemerhati sejarah Kota Semarang, Johanes Christiono, menyebut Tugu Soeharto dibangun sekitar tahun 1965. Sedangkan pihak yang memelopori berdirinya tugu tersebut adalah seorang guru spiritual Soeharto, Romo Diyat.
“Jadi sejarahnya ketika agresi Belanda tahun 1945, Pak Soeharto yang kala itu masih menjabat Pangdam IV Diponegoro terselamatkan disini karena kungkum untuk bersembunyi,” kata Johanes kepada Solopos.com, Sabtu (6/7/2024).
Namun Johanes tidak mengetahui secara persis alasan Romo Diyat membangun Tugu Soeharto di area Sungai Kaligarang tersebut. “[Soal alasan didirikan Tugu Soeharto] saya tidak tahu untuk apa,” imbuh mantan wartawan Suara Merdeka tersebut.
Lebih lanjut, Johanes membeberkan semula Tugu Soeharto didirikan di tengah kali. Tetapi tahun 1990an, tugu berukuran 8 meter itu sempat roboh disapu banjir bandang. Tugu Soeharto kemudian dibangun ulang. Setelah itu, barulah dibangun jembatan di atas Sungai Kaligarang.
Disinggung ihwal sejarah tradisi kungkum yang kini menjadi tradisi warga setempat. Johanes justru enggan berkomentar panjang. Menurutnya, tradisi kungkum itu muncul secara tiba-tiba dan semakin marak pascapembangunan Tugu Soeharto. Berdasarkan cerita dari mulut ke mulut, tradisi kungkum di malam Sura untuk sekadar membersihkan diri atau menolak bala.
Bagi orang Jawa, malam 1 Sura dianggap sakral. Mereka melakukan aktivitas-aktivitas yang melibatkan leluhur seperti tirakat, membersihkan keris dan lain-lainnya.
“Saya masih ingat rentang 1970-2000 ramai sekali orang yang mengikuti tradisi kungkum. Seiring perkembangan zaman, niat orang mengikuti kungkum macam-macam mulai cari jodoh sampai nomor,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
John Herdman berjanji Timnas Indonesia memberikan seluruh kemampuan di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF 2026.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.