Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Kejuaraan Renang Tingkat Pelajar yang memperebutkan Piala Disporapar Kota Magelang tahun 2024 di Samapta Aquatik Stadium (SAS) kompleks Gelora Sanden, Kota Magelang, Minggu (14/7/2024)./Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG—Sebanyak 662 pelajar memeriahkan Kejuaraan Renang Tingkat Pelajar yang memperebutkan Piala Disporapar Kota Magelang 2024. Mereka berasal dari 105 perkumpulan renang se-Indonesia.
Kejuaraan Renang Tingkat Pelajar Piala Disporapar Kota Magelang 2024 digelar di Samapta Aquatik Stadium (SAS), kompleks Gelora Sanden, Kota Magelang, Minggu (14/7/2024).
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang, Sarwo Imam Santoso kejuaraan ini berperan penting dalam ikut mempersiapkan bibit-bibit atlet muda, terutama kebebasan anak dalam memilih kegiatannya.
“Selamat datang di Kota Magelang. Ini penyelenggaraan konsisten digelar di Kota Magelang sejak tahun 2022. Kami ucapkan selamat bertanding dan semoga bisa meraih juara," ujarnya, dalam acara pembukaan, Minggu pagi.
Ketua Akuatik Indonesia Pengurus Cabang (Pengcab) Kota Magelang, HIR Jatmiko mengatakan Kejuaraan Renang Tingkat Pelajar ini adalah pengembangan dari Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan (KRAP) Walikota CUP maupun kompetisi antar sekolah.
Sejak 2022, turnamen tersebut dihadiri peserta dari berbagai daerah, bahkan dari luar Jawa Tengah seperti Lampung, Banten, Jawa Barat, Jogjakarta, dan Jawa Timur.
Jatmiko menuturkan, ke-662 peserta yang meramaikan kompetisi renang ini terdiri dari usia 6-13 tahun. "Iklim renang di Kota Magelang sudah cukup bagus saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Magelang cukup menonjol melahirkan atlet-atlet perenang muda," kata Jamtiko.
Pria yang juga Anggota DPRD Kota Magelang tersebut menyebut Kejuaraan Renang Tingkat Pelajar Piala Disporapar Kota Magelang sekaligus menjadi sarana Akuatik Indonesia Pengcab Kota Magelang untuk menyeleksi perenang yang berpotensi mengikuti sederet ajang regional, nasional, bahkan internasional.
“Bibit-bibit atlet berprestasi itu tak terbatas pada usia tertentu. Oleh karena itu, kompetisi ini kita gelar dengan rentang usia mulai 6 hingga 13 tahun,” ujarnya.
Ketua Umum KONI Kota Magelang, Ali Sobri Sungkar menjelaskan bahwa atlet renang Kota Magelang sudah memiliki tradisi unjuk gigi di kompetisi tak hanya regional, namun juga mampu bersuara di tingkat nasional.
"Ini membuktikan bahwa pembinaan terutama altet-atlet muda di Kota Magelang ini, khususnya renang, berjalan sesuai tujuannya. Sudah cukup banyak prestasi perenang Kota Magelang mampu mendulang prestasi baik di kancah regional seperti Popda, Porprov, dan event lainnya sekelas nasional," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Pasporia hadir di Alun-Alun Wates dalam rangka HUT Ke-81 RI. Imigrasi DIY menyediakan 25 kuota bagi pemohon paspor.
Karhutla TNBTS dipadamkan dengan strategi darat hingga udara. Dua helikopter melakukan water bombing dari Ranu Regulo.
Mario Suryo Aji finis ke-22 di Moto2 GP Inggris 2026. Filip Salac menjadi pemenang setelah unggul 0,303 detik atas Ivan Ortola.
Layanan paspor hadir di CFD Sudirman Jogja dengan 30 kuota. Simak cara daftar, jadwal layanan, hingga lokasi berikutnya.
PKB Bantul menargetkan 9-10 kursi pada Pemilu 2029 dan membidik pemilih muda melalui penguatan kaderisasi lintas kelompok.