Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Para pemenang Bupati Award 2026 dalam Malam Penganugerahan Bupati Award 2026 di halaman tengah Setda Kabupaten Magelang, Jumat (26/6/2026). /Ist- Dok Prokompim Kab Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG—Sepasang suami istri asal Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, mencuri perhatian dalam ajang Bupati Award 2026 setelah sama-sama meraih penghargaan pada kategori berbeda. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa inovasi di sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat mampu melahirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Pasangan tersebut adalah Ella Rizki Farihatul Maftuhah, pendiri Gula Semut Mira Lestari Internasional, yang menerima Anugerah Perempuan Inspirasi, serta Rayndra Syahdan Mahmudin, pendiri Cipta Visi Grup, yang dinobatkan sebagai penerima Anugerah Entrepreneur Muda. Keduanya berasal dari Desa Trenten, Kecamatan Candimulyo.
Ella dikenal sebagai pengusaha muda yang mengembangkan usaha gula semut dengan memanfaatkan potensi pohon kelapa yang melimpah di lingkungan tempat tinggalnya. Melalui usahanya, ia juga memberdayakan perempuan, khususnya ibu rumah tangga, untuk terlibat dalam proses produksi.
Berkat pengembangan usaha tersebut, gula semut hasil produksinya kini telah menembus pasar ekspor sehingga turut meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal Kabupaten Magelang.
Sementara itu, Rayndra Syahdan Mahmudin merupakan peternak kambing yang menerapkan sistem pertanian modern. Di usia 31 tahun, ia dipercaya menjadi Ketua Umum Duta Petani Milenial di Kementerian Pertanian sekaligus mengelola Sekolah Petani Milenial yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Bersama sang istri, Rayndra juga kerap diundang sebagai narasumber dalam berbagai forum yang membahas pengembangan petani milenial dan inovasi pertanian.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Malam Penganugerahan Bupati Award 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Magelang di halaman tengah Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Jumat (26/6/2026) malam.
Mengusung tema "Magelang Berperadaban", kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada putra-putri daerah yang dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Magelang melalui inovasi, kepedulian sosial, budaya, dan semangat gotong royong.
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, mengatakan Bupati Award merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat yang mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungannya.
"Bupati Award adalah manifestasi apresiasi pemerintah kepada mereka yang telah memberikan kontribusi nyata. Peradaban yang maju dibangun di atas fondasi kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, pendidikan berkarakter, dan keberlanjutan lingkungan," ujar Grengseng.
Ia menilai seluruh nominator merupakan lokomotif perubahan yang menunjukkan bahwa Kabupaten Magelang memiliki banyak tokoh inspiratif yang berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.
Grengseng berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus menghadirkan inovasi, memperluas manfaat bagi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Kabupaten Magelang yang Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis, menjelaskan proses seleksi Bupati Award 2026 berlangsung sejak 5 Mei hingga 26 Juni 2026.
Tahapan seleksi meliputi penyusunan pedoman, sosialisasi, pendaftaran proposal, seleksi administrasi, penilaian dewan juri, penetapan nominasi, hingga malam penganugerahan.
"Sebanyak 173 peserta mengikuti seleksi yang dinilai secara objektif, transparan, dan akuntabel oleh tim juri dari Universitas Gadjah Mada," kata Asfuri.
Ia menambahkan penilaian dilakukan berdasarkan aspek prestasi, inovasi, dampak terhadap masyarakat, keberlanjutan program, serta keteladanan. Pada penyelenggaraan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan penghargaan dalam 15 kategori.
Adapun penerima Bupati Award 2026 meliputi:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Program RTLH Kulonprogo 2026 memasuki tahap pembangunan. Sebanyak 180 rumah dibangun, progres fisik mencapai 25 persen tanpa terdampak efisiensi anggaran.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak wisata Karanganyar. The Lawu Group perketat keamanan, hadirkan promo, dan optimistis kunjungan meningkat.
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.