Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Ilustrasi kecelakaan - Freepik
Harianjogja.com, WONOGIRI—Dua korban meninggal dalam kecelakaan di ruas jalan Ngadirojo—Nguntoronadi, Desa Wonoharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri, pada Kamis (15/8/2024) merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.
Mereka adalah Fiqy Zuhrotur Rohmah dan Imelda Dewi Arifin mahasiswa Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran angkatan 2020. Keduanya berusia 22 tahun. Fiqy merupakan warga Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Sedangkan Imelda warga Kabupaten Magelang.
BACA JUGA : Dua Truk Adu Banteng di Jalan Deandles, Pengemudi dan Penumpang Luka-luka
Dilansir Solopos, kedua mahasiswi korban kecelakaan itu di Kabupaten Wonogiri hendak melakukan penelitian. Sebelum kecelakaan, mereka sempat meminta izin penelitian di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB P3A) Wonogiri.
Mereka berniat meneliti tentang metode kontrasepsi jangka panjang di Kabupaten Wonogiri. Kepala Seksi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mengatakan kecelakaan lalu lintas terjadi antara sepeda motor Yamaha Scoopy dengan mobil sedan Toyota Altis di ruas jalan Ngadirojo–Nguntoronadi pada Kamis sekitar pukul 09.00 WIB.
Dua pengendara sepeda motor berpelat nomor AA 5982 AA meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. “Keduanya mahasiswi UNS,” kata Anom, Jumat (16/8/2024).
Insiden kecelakaan itu bermula saat motor yang dikendarai korban berjalan normal melaju dari arah Ngadirojo menuju Baturetno. Saat di lokasi kejadian, di jalan lurus turunan dengan kondisi bergelombang, tiba-tiba dari arah berlawanan melaju mobil berpelat nomor B 1690 WEN berjalan terlalu kekanan usai mendahului kendaraan didepannya.
BACA JUGA : Kecelakaan Lalu Lintas Scoopy Sundul Truk di Sedayu Bantul
Mobil itu dikemudikan Febi Diana warga Baturetno, 30. “Karena jarak terlalu dekat, pengendara mobil kehilangan kendali dan akhirnya menabrak motor yang berjalan dari arah berlawanan,” kata Anom.
Menurut Anom, kuatnya benturan saat tabrakan tersebut membuat pengendara motor dan pemboncengnya terempas dari motor. Kedua korban mengalami luka di sekujur tubuh dan meninggal di RS Hermina Wonogiri. Sepeda motor dan mobil yang terlibat kecelakaan rusak parah. Kendaraan itu kini telah telah diamankan di kantor Satlantas Polres Wonogiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.