6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Petugas memotong rangka atap yang tersapu angin kencang dan merobohkan tiang listrik di jalan raya Penggung- Jatinom, Klaten, Senin (14/10/2024). - Solopos
Harianjogja.com, KLATEN—Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Klaten, Senin (14/10/2024) sore, menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga atap rumah rusak.
"Peristiwa tersebut terjadi di 12 desa yang berada di empat kecamatan yakni Kecamatan Trucuk, Ceper, Karanganom serta Ngawen,” kata Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna, Selasa (15/10/2024).
Ia mengatakan angin kencang dan hujan lebat terjadi pada Senin sekitar pukul 15.15 WIB. Dampak kerusakan akibat angin kencang yakni beberapa pohon tumbang, rumah rusak, jalan sempat tertutup hingga jaringan listrik rusak.
Syahruna mengungkapkan tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian itu. Seusai kejadian itu, BPBD bersama Damkar, PLN, sukarelawan desa dan kecamatan serta komunitas lainnya melakukan dampak angin kencang tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Anjung Darojati Nuruzzaman, mengatakan hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang. Selain itu, genting beberapa rumah melorot serta ada atap rumah warga yang terbang. Atap rumah warga yang terbang itu berada di Desa Troso, Kecamatan Karanganom.
BACA JUGA: Ini Daftar Calon Menteri Tim Ekonomi di Kabinet Prabowo-Gibran
Atap terbang dan menyangkut kabel listrik hingga menyebabkan satu tiang PLN roboh. Hingga Senin malam, proses penanganan tiang listrik PLN di jalan Penggung-Jatinom, Desa Troso, Kecamatan Karanganom masih terus berlangsung. Anjung menjelaskan hingga pukul 18.12 WIB tidak ada laporan terkait korban jiwa akibat peristiwa itu.
Kapolsek Karanganom, AKP Panut Haryono, mengungkapkan dampak angin kencang terjadi di Desa Karanganom, Karangan, Kadirejo, Jurangjero, Troso, Kunden dan Blanceran. Dampaknya berupa pohon tumbang serta beberapa atap rumah warga terangkat angin. “Sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa atau terluka,” kata Panut.
Ia menjelaskan sejumlah pohon serta atap yang beterbangan sudah dievakuasi. Untuk sementara, arus lalu lintas Penggung-Jatinom terutama di wilayah Troso dialihkan lantaran ada penggantian tiang yang roboh. “Kami bantu pengalihan arus karena ada penggantian tiang,” kata Panut. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.