Temuan Ulat hingga Dugaan Keracunan, SPPG Gagaksipat Boyolali 5 Diadukan
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Ilustrasi kecelakaan/Dokumen Harian Jogja
Harianjogja.com, SRAGEN—Kecelakaan maut yang melibatkan truk tangki tronton dan sepeda motor terjadi di Jalan Ring Road Utara, tepatnya di Dukuh Demakan, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Sabtu (7/11/2026) dini hari. Seorang perempuan berusia 27 tahun yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Rini Dwi Utami, warga Dukuh Bugangin RT 011, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Sragen. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.20 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua kendaraan melaju dari arah barat menuju timur. Sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban berada di depan truk tangki tronton.
Dalam perjalanan tersebut, truk diduga menabrak sepeda motor yang berada di depannya. Korban kemudian terlindas kendaraan berat tersebut hingga meninggal dunia di tempat.
Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, Udayanti Proborini, melalui Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba, menjelaskan timnya menerima informasi kecelakaan dari anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen.
Laporan tersebut diterima melalui call center PSC 119 Sukowati. Setelah mendapatkan informasi, petugas langsung berkoordinasi dengan jejaring Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen untuk memberikan penanganan di lokasi.
“Awalnya, call center PSC 119 Sukowati mendapatkan informasi dari anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen tentang adanya lakalantas yang membutuhkan pertolongan. Kami langsung menghubungi jejaring PMI Sragen untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Kami dan PMI mendatangi lokasi kejadian dan ditemukan satu orang meninggal dunia dengan posisi korban berada di sela-sela roda truk tangki tronton,” jelas Oka.
Saat ditemukan, korban mengalami sejumlah luka berat. Kondisinya antara lain luka terbuka pada bagian kepala, patah tertutup pada leher, serta patah tertutup pada rusuk kanan dan kiri.
Korban juga mengalami patah tertutup pada lengan kanan dan kiri serta luka-luka lainnya. Kondisi tersebut membuat korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah menemukan korban, petugas gabungan melakukan koordinasi untuk mengevakuasi jenazah dari posisi di sela-sela roda truk tangki tronton. Proses tersebut membutuhkan penanganan khusus karena posisi korban berada di bagian bawah kendaraan berat.
Tim gabungan kemudian mendongkrak roda truk untuk membuka ruang dan memudahkan proses evakuasi. Setelah beberapa saat, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari posisi tersebut.
Jenazah selanjutnya dibawa menggunakan ambulans PMI Sragen menuju Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk penanganan lebih lanjut.
Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur, yakni PSC 119 Sukowati, PMI Sragen, Polri, Klinik Aisyiyah Sragen, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta warga setempat.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diperlukan untuk membantu proses penanganan korban di lokasi kecelakaan. Sementara itu, kronologi yang disampaikan dalam informasi awal menyebutkan truk tangki tronton diduga menabrak sepeda motor yang melaju di depannya.
Penyebab pasti kecelakaan maupun hasil penanganan kepolisian belum dijelaskan lebih lanjut dalam keterangan yang tersedia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Polda DIY memperkuat Satgas Pagar untuk mencegah premanisme, kejahatan jalanan, tawuran, hingga perusakan fasilitas umum.
Apple dirumorkan menggabungkan fungsi Action Button dan Camera Control pada iPhone keluaran paruh kedua 2027.
Cek syarat TOEFL LPDP 2026 untuk magister dan doktor, pilihan tes bahasa Inggris, masa berlaku sertifikat, serta pengecualian LoA.
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.
Vivo dikabarkan mengembangkan smartphone layar lebar berukuran di bawah 6,5 inci. Ponsel tersebut ditargetkan meluncur pada 2027.