Dua SPPG di Klaten Disuspend Akibat Kasus Keracunan MBG
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.
Car Free Day - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KLATEN—Pemkab Klaten menyatakan rencana pemindahan car free day (CFD) ke Jl. Kopral Sayom, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah, masih dalam tahap kajian.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab Klaten akan menghapus coretan-coretan di Jl. Kopral Sayom, Kecamatan Klaten Utara sebagai penanda lapak yang dilakukan secara mandiri oleh para pedagang, beberapa hari lalu.
Hingga kini, Pemkab belum mengeluarkan informasi resmi soal pemindahan tersebut. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Klaten, M. Nasir, mengungkapkan rencana pemindahan CFD itu masih dalam proses pengamatan dan kajian sehingga belum ada pembagian lapak.
“Kami masih proses pengamatan dan kajian. Baru rencana. Kemudian yang paling penting lagi keputusan pimpinan seperti apa,” jelas Nasir saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (20/1/2025).
Nasir mengungkapkan persiapan serta kajian penting dilakukan. Selain mengaji jalur yang akan digunakan untuk CFD, pengaturan pedagang juga menjadi poin penting untuk sama-sama menjaga kenyamanan.
Kepala Satpol PP dan Damkar Klaten, Joko Hendrawan, menegaskan hingga kini belum ada keputusan resmi soal rencana pemindahan CFD. Ia juga menegaskan hingga kini belum ada jadwal resmi rencana tersebut. “Saya tegaskan tidak bulan Februari,” kata Joko.
Terkait dengan coretan yang ada di sepanjang Jl Kopral Sayom dan diklaim sebagai calon lokasi jualan, Joko menjelaskan coretan itu segera dihapus Pemkab.
Penghapusan dilakukan sekaligus mempertegas belum ada kaveling-kaveling untuk jualan pedagang. Hal itu juga dimaksudkan untuk menghindari konflik yang muncul. “Nanti akan kami tata betul biar tidak terjadi konflik,” kata Joko.
Sementara itu, tim dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satlantas Polres Klaten, kecamatan serta kelurahan melakukan survei lokasi terkait rencana pemindahan lokasi CFD. Survei itu salah satunya memetakan batas yang akan digunakan untuk CFD termasuk arus pengalihan hingga fasilitas umum yang terdampak jika diberlakukan CFD.
“Hasil survei ini menjadi bahan untuk dibahas dengan beberapa stakeholder untuk merumuskan mencari solusi terbaik,” kata Kasatlantas Polres Klaten, AKP Riki Fahmi Mubarok.
Soal keputusan resmi pemberlakuan CFD di Jl Kopral Sayom, Riki menjelaskan tetap menunggu keputusan resmi dari Pemkab. Disinggung pertimbangan rencana pemindahan CFD ke Kopral Sayom, Riki menjelaskan dalam forum lalu lintas disampaikan salah satu pertimbangan yakni Jl. Mayor Kusmanto menjadi salah satu akses utama menuju ke gerbang tol (GT) Klaten. “Imbauan kami ke masyarakat, terkait CFD ini salah satu kegiatan yang disiapkan pemerintah daerah bisa dimanfaatkan dengan baik. Tetapi jangan melanggar aturan yang sudah ada. Terkait corat-coret itu sebenarnya pelanggaran juga. Karena jalan itu fasilitas umum. Apabila ada aspirasi, bisa disampaikan ke instansi terkait,” kata Kasatlantas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.