Nasib PPPK Klaten Aman Meski Anggaran Pegawai Dipangkas
Pemkab Klaten pastikan PPPK tetap aman meski belanja pegawai dibatasi 30 persen mulai 2027.
Salah satu panitia menjajal becak listrik seusai penyerahan di Joglo Karyo, Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Klaten, Rabu (12/2/2025). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
Harianjogja.com, KLATEN—Pemkab Klaten menyalurkan bantuan 100 becak listrik bagi pengayuh (tukang becak) yang sudah lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas.
Total 100 becak listrik bakal diperbantukan secara bertahap kepada pengayuh becak di wilayah Kabupaten Klaten. Serah terima becak listrik itu dilakukan oleh Persatuan Becak Listrik Indonesia (PLBI) di Joglo Karyo di Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Rabu (12/2/2025).
Acara serah terima dihadiri Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Yuni Moraza, Direktur Utama (Dirut) PT Len (Persero) Bobby Rasyidin serta Wakil Bupati (Wabup) Klaten Yoga Hardaya.
Ketua Umum PBLI Mayjen TNI (Purn) Glenny Kairupan mengungkapkan gagasan pembuatan becak listrik itu berasal dari Presiden Prabowo Subianto.
“Beliau selalu berpikir bagaimana untuk memberikan keringanan kepada pengemudi becak tersebut,” ungkap Glenny.
Glenny mengungkapkan program becak listrik bertujuan membantu masyarakat dengan mata pencaharian sebagai pengemudi becak. Program itu terutama diberikan kepada pengemudi becak yang sudah berumur 60 tahun.
BACA JUGA: PSIM Jogja Selangkah Lagi ke Liga 1, Menang dari Deltras Jadi Kunci
Ia berharap program itu bisa meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak di Indonesia. Melalui berbagai program, PBLI berupaya memberikan dukungan yang komprehensif, mulai dari penyediaan becak listrik, pelatihan, hingga bantuan teknis.
Direktur Utama PT LEN (Persero) Bobby Rasyidin mengungkapkan sudah lebih dari 1.000 unit becak listrik yang diproduksi dan didistribusikan ke beberapa daerah seperti Jawa Barat, Bali, serta Jawa Timur. Ia memastikan kualitas dan kemampuan becak listrik yang dibikin terus ditingkatkan.
Ia menjelaskan becak listrik yang didistribusikan di Klaten sudah dilengkapi dengan teknologi Internet of thing (IoT). “Jadi becak listrik di sini paling maju teknologinya. Dilengkapi oleh sensor dan aplikasi. Kenapa kami membuat inovasi untuk bikin aplikasi ini? Untuk meminimalkan atau menjaga pengemudinya sendiri. Kalau pengemudinya sudah terlalu jauh jalannya, nanti alarm akan memberi tahu ke command center bahwa pengemudinya sudah kecapean,” ungkap Bobby.
Melalui teknologi yang ditanam di becak listrik itu, lanjut Bobby, pengemudi bisa mengoptimalkan pendapatannya. “Jadi bisa lihat statistik data-datanya. Berapa kilo dia jalan, kemudian berapa kira-kira potensi pendapatannya, dimana saja pelanggan-pelanggannya, gitu ya,” kata dia.
Selain itu, melalui teknologi yang ada di becak itu pengemudi bisa mengetahui performa becak. Teknologi itu bisa mendeteksi kapan becak harus diservis, kemampuan baterai hingga komponen yang harus segera diperbaiki jika mengalami gangguan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pemkab Klaten pastikan PPPK tetap aman meski belanja pegawai dibatasi 30 persen mulai 2027.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan