Dito Ariotedjo Ungkap Raja Arab Saudi Tawarkan Tambahan Kuota Haji
Dito Ariotedjo mengungkap Raja Arab Saudi menawarkan tambahan kuota haji untuk Indonesia saat pertemuan dengan Jokowi pada akhir 2023.
Mobil terbakar - ist/Shutterstock
Harianjogja, SRAGEN—Dapur rumah milik warga di Dukuh Keten, Desa Wonotolo, Gondang, Sragen, hangus terbakar pada Senin (17/2/2025) puul 23.27 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Sumber api diduga dari sisa bara api di tungku kayu yang lupa dimatikan pemiliknya.
roses pemadaman dilakukan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen hingga Selasa (18/2/2025) pukul 00.10 WIB.
Kabid Damkar Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, kepada Espos.id, Selasa pagi, menerangkan dapur rumah itu milik Suliyem, 64, warga Keten RT 012, Desa Wonotolo, Gondang, Sragen. Musibah kebakaran itu dilaporkan Ilham warga setempat. Tommy menjelaskan awalnya korban memasak air di dapur menggunakan tungku kayu.
Korban merasa sudah mematikan tungku kayu kemudian korban keluar rumah untuk menonton pertandingan bola voli di kampung sebelah. Tanpa disadari sisa bara api masih ada di tungku kayu itu dan menyulut tumpukan kayu kering di sebelah tungku. Saat itu ada dua orang tetangga yang kebetulan lewat melihat ada kepulan asap tebal di rumah Suliyem.
"Setelah diperiksa ternyata dapur rumah korban terbakar. Salah satu warga langsung menghubungi Tim Damkar Satpol PP Sragen. Warga lainnya berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” jelas dia.
Tommy menerangkan begitu mendapat laporan, tim Damkar langsung sigap mendatangi lokasi kejadian untuk pemadaman api. Dia mengatakan tim Damkar membawa dua unit mobil pemdam kebakaran double cabin dan mobil water suplay. Proses pemadaman itu, jelas dia, tim Damkar dibantu aparat Polri, relawan ambulans NU, Kades Wonotolo, dan warga setempat.
“Kerugian belum bisa ditaksir. Dapur yang terbakar seluas 6 meter x 8 meter rusak dibagian atap dan perabit rumah tangga rusak dan Sebagian hangus terbakar. Musibah itu membuat korban shock dan warga khawatir bila api merembet ke rumah lainnya,” kata dia.
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kasi Humas Polres Sragen AKP Sigit Sudarsono menyampaikan aparat Polsek Gondang langsung menindaklanjuti kejadian itu dengan melakukan pengumpulan bahan keterangan dan mendatangi lokasi. Dia mengatakan polisi meminta keterangan dua orang saksi di lokasi kejadian. Dia menjelaskan saat itu ada warga yang lewat depan rumah korban melihat kepulan asap dari belakang rumah korban.
“Warga itu meminta bantuan warga lainnya. Warga berusaha memadamkan api dengan air dari PDAM dengan selang dan ember. Kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran tiba dan akhirnya api bisa dipadamkan. Korban mengalamai kerugian senilai Rp3 juta,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dito Ariotedjo mengungkap Raja Arab Saudi menawarkan tambahan kuota haji untuk Indonesia saat pertemuan dengan Jokowi pada akhir 2023.
Marc Marquez dan Jorge Martin sama-sama mengoleksi 274 poin jelang MotoGP Austria 2026. Simak jadwal GP Austria dan persaingan menuju gelar juara dunia
Timnas voli putri Indonesia menghadapi Jepang pada laga terakhir Pool A Asian Games 2026, Jumat (18/9). Simak jadwal dan peluang juara grup.
Apa itu Influenza A? Kenali gejala, masa inkubasi, cara penularan, risiko komplikasi, hingga tanda bahaya yang membutuhkan pertolongan medis.
Pieter Huistra memastikan PSS Sleman siap menghadapi Dewa United di Banten International Stadium pada Minggu (20/9/2026).
Leony Vitria resmi dilamar Charles Seaman pada 17 September 2026. Kabar ini menarik perhatian karena Leony dulu sempat mengaku tak ingin menikah.