Tragis! Dua Bocah Kakak Adik Tewas Terlindas Truk di Ngawi
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Mobil terbakar - ist/Shutterstock
Harianjogja, SRAGEN—Dapur rumah milik warga di Dukuh Keten, Desa Wonotolo, Gondang, Sragen, hangus terbakar pada Senin (17/2/2025) puul 23.27 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Sumber api diduga dari sisa bara api di tungku kayu yang lupa dimatikan pemiliknya.
roses pemadaman dilakukan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen hingga Selasa (18/2/2025) pukul 00.10 WIB.
Kabid Damkar Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, kepada Espos.id, Selasa pagi, menerangkan dapur rumah itu milik Suliyem, 64, warga Keten RT 012, Desa Wonotolo, Gondang, Sragen. Musibah kebakaran itu dilaporkan Ilham warga setempat. Tommy menjelaskan awalnya korban memasak air di dapur menggunakan tungku kayu.
Korban merasa sudah mematikan tungku kayu kemudian korban keluar rumah untuk menonton pertandingan bola voli di kampung sebelah. Tanpa disadari sisa bara api masih ada di tungku kayu itu dan menyulut tumpukan kayu kering di sebelah tungku. Saat itu ada dua orang tetangga yang kebetulan lewat melihat ada kepulan asap tebal di rumah Suliyem.
"Setelah diperiksa ternyata dapur rumah korban terbakar. Salah satu warga langsung menghubungi Tim Damkar Satpol PP Sragen. Warga lainnya berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” jelas dia.
Tommy menerangkan begitu mendapat laporan, tim Damkar langsung sigap mendatangi lokasi kejadian untuk pemadaman api. Dia mengatakan tim Damkar membawa dua unit mobil pemdam kebakaran double cabin dan mobil water suplay. Proses pemadaman itu, jelas dia, tim Damkar dibantu aparat Polri, relawan ambulans NU, Kades Wonotolo, dan warga setempat.
“Kerugian belum bisa ditaksir. Dapur yang terbakar seluas 6 meter x 8 meter rusak dibagian atap dan perabit rumah tangga rusak dan Sebagian hangus terbakar. Musibah itu membuat korban shock dan warga khawatir bila api merembet ke rumah lainnya,” kata dia.
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kasi Humas Polres Sragen AKP Sigit Sudarsono menyampaikan aparat Polsek Gondang langsung menindaklanjuti kejadian itu dengan melakukan pengumpulan bahan keterangan dan mendatangi lokasi. Dia mengatakan polisi meminta keterangan dua orang saksi di lokasi kejadian. Dia menjelaskan saat itu ada warga yang lewat depan rumah korban melihat kepulan asap dari belakang rumah korban.
“Warga itu meminta bantuan warga lainnya. Warga berusaha memadamkan api dengan air dari PDAM dengan selang dan ember. Kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran tiba dan akhirnya api bisa dipadamkan. Korban mengalamai kerugian senilai Rp3 juta,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata
IHSG turun 8,35% sepanjang pekan 18-22 Mei 2026. Saham SMMA, SRAJ, CPIN, dan MYOR menjadi top leaders penahan pelemahan indeks.