PPATK: Indikasi Pencucian Uang di Asuransi Meningkat Tajam
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Petugas keamanan internal Museum Sangiran berjalan di dekat tembok bertuliskan Museum Manusia Purba Sangiran, baru-baru ini. (Kurniawan/JIBI/Solopos)
Harianjogja, SRAGEN—Sragen berencana mengenalkan branding Sragen sebagai The Homeland of Java Man yang menjadi tagline Museum Manusia Purba Sangiran. Sebanyak 50% dari populasi temuan fosil homo erectus ada di Sangiran tetapi homo erectus bukanlah nenek moyangnya manusia Jawa.
Penanggung jawab Museum Manusia Purba Klaster Sangiran, M. Mujibur Rahman mengatakan Sangiran dikenal sebagai situs purbakala, dimana lebih dari 50% temuan fosil homo erectus atau yang dikenal sebagai "Java Man" ada di Situs Sangiran. Mujibur menerangkan jadi di dunia, Sangiran dikenal karena sangat banyak temuan fosil manusia purba jenis homo erectus.
BACA JUGA : Museum Song Terus Gelar Workshop Persiapkan Peserta Bersaing di LKTI 2024
"Dalam publikasi ilmiah, homo erectus juga disebut Java man, sehingga karena lebih dari 50% temuan homo erectus/Java man ada di Indonesia, lebih tepatnya situs Sangiran maka situs ini disebut sebagai The Homeland of Java Man," kata Mujibur, Sabtu (22/2/2025).
Dia menerangkan temuan fosil homo erectus ini banyak ditemukan di Jawa sehingga homo erectus dikenal sebagai Java Man. Menurut dia, kendati dikenal sebagai Java Man, homo erectus tentu saja berbeda dengan orang Jawa yang ada pada saat ini. Dia menjelaskan untuk penduduk Indonesia sekarang, termasuk yang ada di Pulau Jawa, menurut hasil penelitian tentang asal-usul penduduk itu masuk kategori homo sapiens bukan homo erectus.
Ketika ditanya nenek moyangnya orang Jawa itu homo Sapiens? Mujibur membenarkan berdasarkan publikasi buku terkait prasejarah manusia purba.
Menurutnya honor erectus itu pada awal penemuannya dulu dikenal dengan jenis temuan, seperti pithecanthropus erectus, meganthropus paleojavanicus, dan pithecanthropus soloensis/homo soloensis. Kemudian dari ketiga jenis temuan tersebut, ujar dia, dimasukkan dalam satu penamaan, yaitu homo erectus
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Danantara menggarap 26 proyek hilirisasi senilai Rp225 triliun yang diproyeksikan menyerap 37.833 tenaga kerja langsung.
Karhutla di kawasan Gunung Bromo berdampak pada 899,35 hektare. Tim gabungan mengerahkan dua helikopter untuk water bombing.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
BGN meminta guru mengedukasi siswa agar MBG dikonsumsi sesuai ketentuan dan tidak dibawa pulang karena berisiko memicu keracunan.