Pemutihan Denda PBB Klaten 2026, Bayar Pokok Saja hingga 31 Desember
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Petugas keamanan internal Museum Sangiran berjalan di dekat tembok bertuliskan Museum Manusia Purba Sangiran, baru-baru ini. (Kurniawan/JIBI/Solopos)
Harianjogja, SRAGEN—Sragen berencana mengenalkan branding Sragen sebagai The Homeland of Java Man yang menjadi tagline Museum Manusia Purba Sangiran. Sebanyak 50% dari populasi temuan fosil homo erectus ada di Sangiran tetapi homo erectus bukanlah nenek moyangnya manusia Jawa.
Penanggung jawab Museum Manusia Purba Klaster Sangiran, M. Mujibur Rahman mengatakan Sangiran dikenal sebagai situs purbakala, dimana lebih dari 50% temuan fosil homo erectus atau yang dikenal sebagai "Java Man" ada di Situs Sangiran. Mujibur menerangkan jadi di dunia, Sangiran dikenal karena sangat banyak temuan fosil manusia purba jenis homo erectus.
BACA JUGA : Museum Song Terus Gelar Workshop Persiapkan Peserta Bersaing di LKTI 2024
"Dalam publikasi ilmiah, homo erectus juga disebut Java man, sehingga karena lebih dari 50% temuan homo erectus/Java man ada di Indonesia, lebih tepatnya situs Sangiran maka situs ini disebut sebagai The Homeland of Java Man," kata Mujibur, Sabtu (22/2/2025).
Dia menerangkan temuan fosil homo erectus ini banyak ditemukan di Jawa sehingga homo erectus dikenal sebagai Java Man. Menurut dia, kendati dikenal sebagai Java Man, homo erectus tentu saja berbeda dengan orang Jawa yang ada pada saat ini. Dia menjelaskan untuk penduduk Indonesia sekarang, termasuk yang ada di Pulau Jawa, menurut hasil penelitian tentang asal-usul penduduk itu masuk kategori homo sapiens bukan homo erectus.
Ketika ditanya nenek moyangnya orang Jawa itu homo Sapiens? Mujibur membenarkan berdasarkan publikasi buku terkait prasejarah manusia purba.
Menurutnya honor erectus itu pada awal penemuannya dulu dikenal dengan jenis temuan, seperti pithecanthropus erectus, meganthropus paleojavanicus, dan pithecanthropus soloensis/homo soloensis. Kemudian dari ketiga jenis temuan tersebut, ujar dia, dimasukkan dalam satu penamaan, yaitu homo erectus
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.