Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Kondisi motor dan truk rusak akibat benturan dalam lakalantas di Jalan Tanon-Sukodono, Tanon, Sragen, Kamis (17/4/2025) Tri Rahayu/espos
Harianjogja.com, SRAGEN—Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Tanon-Sukodono atau di depan SMPN 2 Tanon, Bangle, Tanon, Sragen. Kamis (17/4/2025) sore.
Lakalantas yang melibatkan sepeda motor dan truk itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya luka-luka. Lakalantas itu diduga disebabkan pengendara motor berjalan zig-zag.
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kasatlantas Polres Sragen Iptu Kukuh Tirto Satria Leksono kepada Espos, Kamis malam, menjelaskan peristiwa laka lantas itu terjadi pada pukul 15.30 WIB tetapi baru dilaporkan pukul 16.00 WIB.
Dia mengatakan kecelakaan itu melibatkan truk berpelat nomor H 9766 PA dan sepeda motor Honda Verza berpelat nomor AD 5517 IY.
"Semula sepeda motor berjalan dari barat ke timur sedangkan truk berjalan dari timur ke barat. Menjelang mendekati lokasi kejadian pengendara motor diduga berjalan zig-zag dan gleyer-gleyer. Pengendara motor itu berjalan ke kanan dan akhirnya membentur truk yang berjalan dari timur hingga pengendara motor terjatuh maka terjadilah lakalantas," ujar dia.
Ketua PSC 119 Sukowati Sragen Udayanti Proborini melalui Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen Nengah Adnyana Oka Manuaba mengatakan lakalantas itu mengakibatkan korban dua orang.
Dia menyebut korban pertama sopir truk atas nama Sofyan Asy'ari, 34, warga Dukuh Plosokerep RT 022, Desa Karangasem, Kecamatan Tanon, Sragen, yang mengalami luka ringan. Korban kedua, ujar dia, Endro Wahyu Saputro, 22, warga Dukuh Tanon, Desa Tanon, Kecamatan Tanon, Sragen.
"Korban Endro Wahyu Saputro meninggal dunia karena mengalami sobek di dahi kiri, perdarahan telinga, sobek di bawah mata kiri, sobek di hidung, sobek di bawah hidung, sobek di pipi kanan dan kiri, fraktur terbuka pergelangan tangan kanan, fraktur tertutup tungkai kaki kanan, dan sobek kaki kanan," ujarnya.
Dia mengatakan awalnya PSC 119 Sukowati menerima informasi dari petugas ambulans Abimanyu Gemolong tentang adanya lakalantas tersebut. Dia mengungkapkan Tim PSC langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Tanon 1 untuk merespons kejadian. Setelah tiba di lokasi, jelas dia, tim melakukan assesment kondisi korban karena terdapat dua korban.
"Satu korban mengalami luka ringan diberikan pertolongan pertama oleh tim dan dievakuasi ke IGD Puskesmas Tanon 1. Kemudian satu korban lainnya meninggal dunia dan dievakuasi oleh tim ke RSUD dr. Soeratno Gemolong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut menggunakan ambulans Puskesmas Tanon 1," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengecam serangan udara di Rakhine, Myanmar, yang dilaporkan menewaskan 50 orang dan melukai hampir 60 lainnya.
Pilur Bantul 2026 digelar di 30 kalurahan dengan 87 calon lurah dan 304.045 pemilih. Simak jadwal kampanye, masa tenang, hingga pencoblosan.
Cristiano Ronaldo menjadi sorotan jelang Denmark vs Portugal setelah laporan soal latihan individu dan keputusan Jorge Jesus di laga sebelumnya.