Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji dan Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Daerah Tertentu, Abdul Haris berdualog dengan anak-anak Telomoyo, Senin (23/6)./Ist-Dok Prokompim Pemkab Magelang.
Harianjogja.com, MAGELANG—Bupati Magelang, Grengseng Pamuji mengatakan masalah sampah harus bisa diatasi di tingkat desa. Dinas Lingkungan Hidup akan memetakan pengolahan sampah di masing-masing desa.
Hal itu ditegaskan Grengseng Pamuji, dalam acara Deklarasi Kecamatan Ngablak sebagai Kecamatan Proklim, yang menjadi puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kabupaten Magelang. Acara digelar di Terminal Wisata Telomoyo, Desa Pandean, Ngablak, Senin (23/6/2025).
"Jadi sampah selesai di desa. Rumuskan itu. Kalau perlu, tahun depan, tidak ada truk sampah hilir mudik di Kabupaten Magelang. Di sini ada pengelolaan sampah terpadu, oke, mendorong pembentukan bank sampah, oke, tapi penting juga ditulis, desa selesai mengelola sampah," kata Grengseng.
BACA JUGA: 600 Atlet Bertarung dalam Kejuaraan Renang Pemula di Samapta Aquatic Stadium Magelang
Ia mengatakan kegiatan ini fokus pada penanganan sampah plastik, namun lebih dari itu juga perlu komitmen Kades sampai kepala DLH agar ke depan penanganan sampah menjadi fokus. Pada 2026 nanti beberapa desa akan menjadi prototipe desa penanganan sampah, dan jika tingkat keberhasilan 70% ke atas maka bisa diduplikasi daerah lain.
Grengseng mengungkapkan masalah sampah saat ini masih menghadapi kesadaran masyarakat yang belum terbentuk, yaitu masih abai terhadap sampah. Padahal, kawasan Borobudur Kabupaten Magelang sudah dicanangkan menjadi Kawasan Stratenis Pariwisata Nasional (KSPN) sehingga kebiasaan mengolah sampah menjadi keharusan.
Sampah selesai di desa, wujudnya adalah kesadaran pengelolaan sampah, outputnya tergantung potensi desa masing-masing. Ia mencontohkan pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar, maka sampah bisa mengisi bahan bakar alat pertanian.
"Tapi ini harus dikendalikan, tidak semua desa melakukan itu. Nanti kajian di DLH. Nanti ada sampah yang jadi pupuk organik, sampah dengan industri, bahan bakar hijau, maka bisa kita maksimalkan," katanya.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Daerah Tertentu Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Abdul Haris yang hadir pada kegiatan itu, mengapresiasi pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah.
"Pemerintah telah menetapkan prioritas nasional posisi yang keenam dalam RPJMN yaitu membangun negara dari desa/ dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Tentu yang perlu ditingkatkan adalah kapasitas dari warga ini untuk terus berkarya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dan siap beradaptasi dengan perubahan lingkungan," katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang Sarifudin menyampaikan tema peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 tingkat Kabupaten yaitu Hentikan Polusi Plastik.
BACA JUGA: Bupati Temanggung Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan Zero ODOL
"Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini, untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong aksi nyata dalam mengurangi polusi plastik," ujarnya.
Pada acara tersebut juga diberikan sejumlah hadiah kepada para peserta yang mengikuti kegiatan aksi bersih sampah plastik, deklarasi Kecamatan Proklim, gerakan penanaman pohon dan peresmian bank sampah di Desa Pandean.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Satpol PP dan Dishub Bantul menemukan 11 pelanggaran penyelenggaraan parkir. Tiga kendaraan yang parkir di area terlarang depan IGD RSUD Panembahan Senopati jug
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,