Harga Mentimun Naik Dua Kali Lipat, Petani Wonogiri Untung Besar
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Suasana Waduk Cengklik di Ngemplak, Boyolali, Senin (30/6/2025). (Solopos/Ni'matul Faizah)
Harianjogja.com, BOYOLALI—Kawasan wisata dengan warung apung bakal dibangun di Waduk Cengklik. Pembangunan wisata di Waduk Cengklik bakal menggandeng swasta.
Bupati Boyolali Agus Irawan mengatakan pembangunan objek wisata di Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali dilakukan untuk menangkap potensi wisata dari banyaknya pengunjung di Asrama Haji Donohudan (AHD) Boyolali saat musim haji. Agus mengatakan hal tersebut saat berkunjung ke Waduk Cengklik, Senin (30/6/2025).
BACA JUGA: Kampung Wisata Bisa Jadi Referensi Kunjungan Saat Liburan Sekolah
Lokasi Waduk Cengklik berada di area barat Bandara Adi Soemarmo dan hanya sekitar 10 menit dari AHD Boyolali. “Waduk Cengklik saya yakin bakal menjadi sangat menarik. Kita tahu Embarkasi Solo menjadi andalan, di mana setiap tahunnya luar biasa pengantar hajinya,” kata dia kepada wartawan.
Ia mengatakan ingin para pengantar haji bisa mampir untuk berwisata di Waduk Cengklik Boyolali. Agus menilai potensi wisata dari pengantar haji cukup besar karena biasanya mereka mengantar menggunakan bus.
“Kemarin banyak yang mencari tempat wisata di sekitar embarkasi atau bandara. Nah, kami kerja sama dengan BBWS, Danlanud, dan semua stakeholder terkait. Kami ingin mem-branding Waduk Cengklik menjadi wisata menarik dan andalan Kecamatan Ngemplak dan Kabupaten Boyolali,” kata dia.
Direncanakan ada warung apung, permainan air seperti canoe, hingga memberdayakan pulau kecil di tengah waduk. Ia akan menggandeng pihak swasta untuk mengembangkan wisata Waduk Cengklik. Pembangunan bakal berjalan mulai 2025. “Rencananya kami mau launching pada 5 Juli 2025,” kata dia.
Diketahui, kunjungan Bupati Agus ke Waduk Cengklik pada Senin siang untuk menabur 20.000 benih ikan dan melakukan penanaman pohon di sekitar Waduk Cengklik dalam rangka peringatan HUT ke-178 Boyolali.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama, menyampaikan sebagai pengelola aset dan infrastruktur Waduk Cengklik, BBWS Bengawan Solo mendukung pengembangan wisata di tempat itu.
“Kami bersama Pak Bupati bekerja sama mewujudkan salah satu fungsi selain irigasi juga untuk wisata. Bagaimana Pak Bupati dan kami bersinergi untuk memajukan wisata di Waduk Cengklik,” kata dia.
Ia mengatakan untuk mendukung wisata di Waduk Cengklik, BBWS Bengawan Solo membersihkan eceng gondok setiap hari. Jika perairan bersih dari eceng gondok, perahu dan dayung bisa melaju bebas di air. “Ada beberapa perahu kami yang merupakan alat untuk membersihkan eceng gondok. Ada juga ekskavator yang juga membantu membersihkan eceng gondok,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Prabowo menegaskan ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang melibatkan TNI, Polri, kementerian, dan masyarakat untuk swasembada pangan.
Kulonprogo masih menunggu regulasi pusat terkait penyaluran bansos melalui KDMP. Sebanyak 10 gerai telah rampung dan siap diverifikasi.
Morning anxiety dapat membuat seseorang merasa cemas sejak bangun tidur. Kenali penyebab, gejala, dan penjelasan para ahli mengenai kondisi ini.
Suara biola dan cello perlahan memenuhi Auditorium Driyarkara Universitas Sanata Dharma, Kamis (16/7) malam
Antrean BBM di Sumatra ditargetkan terurai dalam satu hingga dua hari. Lonjakan konsumsi dan panic buying menjadi penyebab utama.