IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Foto ilustrasi Siswa Sekolah Dasar - Foto dibuat dengan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, WONOGIRI—Sebanyak sembilan SD negeri di Kabupaten Wonogiri tidak mendapatkan murid dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) 2025. Populasi usia anak SD yang minim dinilai menjadi penyebab sekolah itu nihil peserta didik baru.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri, sembilan SD yang tidak mendapatkan siswa itu meliputi SDN 3 Batuwarno (Kecamatan Batuwarno), SDN 5 Kepuhsari (Kecamatan Manyaran), SDN 5 Bero dan SDN 7 Bero (Kecamatan Manyaran), dan SDN 3 Trukan (Kecamatan Pracimantoro).
Kemudian SDN 1 Klunggen (Kecamatan Slogohimo), SDN 3 Ngrejo dan SDN 3 Sendangmulyo (Kecamatan Tirtomoyo), dan SDN 1 Pulutan Kulon (Kecamatan Wuryantoro).
Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah-sekolah itu memang hanya memiliki jumlah siswa sedikit. Jumlah total siswa di semua rombongan belajar kelas I hingga VI tidak sampai 30 anak.
BACA JUGA: Daftar Jumlah PHK di Daerah Istimewa Yogyakarta Tiap Kabupaten dan Kota per Juni 2025
Menurut Data Pokok Pendidikan, rata-rata sekolah di Wonogiri yang pada tahun ajaran 2025/2026 ini tidak mendapatkan murid baru hanya memiliki belasan siswa pada tahun ajaran lalu. Misalnya SDN 1 Pulutan Kulon yang hanya memiliki total 11 siswa, SDN 1 Klunggen tujuh siswa, dan SDN 4 Bero memiliki total 12 siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri Sriyanto menyebut tidak adanya murid baru di sembilan SD negeri tersebut pada tahun ini bukan karena mutu sekolah rendah. Nihilnya siswa baru lantaran populasi anak usia masuk SD di sekitar sekolah tersebut sangat sedikit. Apalagi sistem penerimaan murid baru (SPMB) SDN menggunakan skema domisili sekitar sekolah.
“Memang penduduk usia masuk SD ini yang minim. Ada juga yang memang kebanyakan SD, misalnya di Desa Bero yang satu desa memiliki tujuh SD. Ini mungkin karena dulu pemerintah ingin mendekatkan akses sekolah. Permukiman di desa itu memang mencar-mencar karena geografisnya bergunung,” kata Sriyanto, Selasa (15/7/2025).
Penurunan populasi anak usia masuk SD ini juga tampak dari perbandingan jumlah anak yang masuk SD dengan anak yang masuk SMP. Pada tahun ini jumlah anak yang masuk SMP negeri maupun swasta sebanyak 10.734 siswa.
Adapun anak yang diterima masuk SD negeri dan swasta sejumlah 10.356 anak. Artinya, dalam jarak enam tahun, jumlah populasi anak sekolah dasar turun. ”Pada tahun kemarin, perbandingan jumlah anak yang masuk SD dengan yang masuk SMP selisihnya sekitar 600 anak. Siswa yang masuk SMP lebih banyak,” ujar dia.
Koordinator Pengawas SD Kabupaten Wonogiri, Hery Hartanto menambahkan setiap SDN sebenarnya sudah berupaya maksimal untuk mendapatkan peserta didik baru. Mereka sudah berusaha mendata potensi setiap anak usia masuk SD. Hanya, memang jumlah populasi anak usia SD di desa tersebut sangat minim.
“Jadi mau dipaksakan untuk diisi juga tidak mungkin, karena kenyataannya memang populasi anak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny