201 Balita Stunting di Kota Magelang Terima Bantuan Pangan
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji memberikan sambutan salam doa bersama di Pendopo drh Soepardi, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Minggu (31/8/2025) malam. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG - Berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Magelang melakukan doa bersama untuk meciptakan kondusivitas dan keamanan di wilayah ini.
Doa bersama digelar Pemerintah Kabupaten Magelang, menghadirkan jajaran Forkopimda, di Pendopo drh Soepardi, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Minggu (31/8/2025) malam.
Kegiatan bertajuk Doa Bersama Cipta Kondusivitas untuk Keamanan Kabupaten Magelang ini dipimpin tokoh agama, dihadiri tokoh masyarakat, Camat Se-Kabupaten Magelang dan OPD Pemkab Magelang, pimpinan organisasi masyarakat, organisasi keagamaan hingga organisasi pemuda.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji dalam sambutannya mengatakan beberapa hari terakhir, masyarakat menyaksikan dinamika sosial yang berkembang di berbagai wilayah, baik di tingkat nasional, regional, maupun lokal.
"Gerakan massa berupa demonstrasi hari ini sudah mengarah pada potensi kerusuhan yang nyata dan situasi ini tentunya harus kita sikapi bersama," kata Grengseng.
BACA JUGA: Gubernur Jateng Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Tak Mudah Terprovokasi
Oleh karena itu, Grengseng menekankan penegak Peraturan Daerah, khususnya Satpol PP, harus tampil di depan dan fokus. Ia mengakui pada saat ini memang tertuju pada DPRD Kota Magelang, namun jajaran Pemkab tidak boleh lengah karena potensi gangguan juga bisa terjadi di wilayah Kabupaten Magelang.
"Kami menginstruksikan kepada jajaran Pemerintah Daerah agar segera menyiapkan langkah-langkah taktis, cepat, dan terkoordinasi dengan baik, agar wilayah kita tetap aman dan kondusif," pesannya.
Menurutnya, doa bersama ini adalah kekuatan spiritual yang mampu menenangkan hati, memperkuat tekad, dan membuka jalan bagi kebaikan. Semoga melalui doa bersama ini diberikan petunjuk dan perlindungan, serta Kabupaten Magelang dan seluruh rakyat Indonesia senantiasa berada dalam naungan dan rahmat-nya.
"Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai warga. Mari kita bangun semangat guyub rukun di tingkat RT/RW sebagai benteng keamanan masyarakat. Semua lapisan masyarakat, anak-anak, remaja, ibu-ibu, bapak-bapak, harus mendapat perhatian dan generasi muda harus bisa diarahkan menjadi netizen positif: menolak kerusuhan, membuat konten damai, memviralkan pesan kedamaian, dan menyebarkan selebaran anti-kerusuhan," lanjutnya.
Ketua PCNU Kabupaten Magelang, Ahmad Izzudin, mengungkapkan keprihatinannya beberapa waktu terakhir kita melihat ada kejadian-kejadian yang terjadi di luar karakter dan ciri khas bangsa Indonesia. Karenanya ia mengapresiasi Bupati Magelang yang mengupulkan semua elemen untuk bersama-sama bermunajat, menyatukan hati, dan berupaya bagaimana Magelang ini harus aman dan damai.
"Karena bagaimanapun semua sangat mengharap keamanan dam kedamaian, karena dengan itulah kita bisa beribadah, bekerja, melakukan aktivitas-aktivitas kita dengan baik," katanya.
Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Magelang, Nasirudin menambahkan warga ikut bertanggungjawab menciptakan dituasi damai di Kabupaten Magelang. "Kehidupan sosial ditopang semua komponen bangsa yang ada. Kita sepakat menyatukan hati dan tekad menciptalan kondisi yg aman dan damai. Doa adalah wasilah jalan kepada apa yang kita mau bersama, sedangkan tindakan tentu dari pihak-pihak yang berwenang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.