Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Mobil dinas pelat merah terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di Tugu Jagung Boyolali, Selasa (23/6/2025). (Istimewa)
Harianjogja.com, BOYOLALI--Mobil dinas Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, terlibat kecelakaan lalu lintas di Tugu Jagung Boyolali area Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat pada Selasa (23/9/2025) pagi. Kecelakaan melibatkan sebuah mobil hitam berpelat merah dengan sebuah sepeda motor.
Salah satu warga sekitar yang berada di sekitar lokasi kecelakaan di Tugu Jagung Boyolali, Mulyono, menyampaikan kejadian sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, ia melihat mobil melaju dari selatan ke utara dengan cepat lalu sepeda motor menyeberang menuju barat di Tugu Jagung.
“Sepeda motor itu langsung ke barat, itu sama-sama banter [cepat]. Kondisi di sana memang sepi, terus 'duaar'. Keras sekali suaranya. Benturannya keras, mobil sempat ngerem tapi enggak nyandak. Orangnya sampai mencelat ke atas mobil dan jatuhnya kepalanya dulu,” kata dia saat dihubungi Espos, Senin (23/9/2025).
Ia menjelaskan korban tak sadarkan diri lalu dibawa ke RS Indriati Boyolali. Diketahui, mobil dinas tersebut berpelat nomor AD 58 D dan sepeda motor AD 4007 W.
Mulyono mengatakan lokasi Tugu Jagung Boyolali memang sering terjadi lakalantas. Yang terparah pernah menimbulkan korban jiwa.
“Untuk yang sepeda motor tadi dia sendiri, lalu yang naik mobil juga satu orang sendiri, cowok. Kondisinya kurang paham. Cuma saya sempat membantu, masih hidup, tapi kakinya sudah dingin,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Boyolali, M. Syawaludin, mengatakan mobil pelat merah tersebut berada di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali.
BACA JUGA: Ratusan Orang Meninggal Kecelakaan Lalu Lintas di Sragen hingga September 2025
“Pengguna mobil Disporapar, langsung konfirmasi ke pengguna barang saja di Bu Ning [Kepala Disporapar Boyolali],” kata dia.
Sementara itu, Kepala Disporapar Boyolali, Budi Prasetyaningsih, menjelaskan belum mengetahui kronologi kejadian karena saat itu tidak berada di lokasi. Namun, ia menyatakan akan mencari tahu.
"Saya belum tahu [kronologi kecelakaan] karena tadi saya di Kemusu dan audiensi dengan SOIna [Special Olympics Indonesia]," kata dia.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Nanti kalau sudah ada informasi lebih lanjut ya, ini sedang mencari data orangnya [korban],” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Tim voli Indonesia di Asian Games 2026: putra di Pool B bersama Iran, putri di Pool A dengan Jepang. Simak pembagian grup lengkapnya.
Biaya naturalisasi menjadi WNI resmi naik dari Rp50 juta menjadi Rp75 juta mulai 1 Agustus 2026. Simak rincian tarif baru dan delapan syarat menjadi warga negar
Pesan tilang ETLE palsu di WhatsApp makin marak. Kenali ciri surat tilang resmi agar terhindar dari pencurian data dan penipuan digital.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.890 per dolar AS pada Kamis. Tekanan berkurang dibanding pembukaan di tengah sentimen BI dan konflik AS-Iran.