7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Tim Damkar Satpol PP Sragen menangkap ular piton sepanjang empat meter di Dukuh Grasak RT 035, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Sragen, Kamis (2/10/2025) malam. (Istimewa/Samehung)
Harianjogja.com, SRAGEN—Seekor ular piton sepanjang empat meter bersembunyi di gorong-gorong depan rumah warga Dukuh Grasak RT 035, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Sragen.
Mendapat laporan adanya ular piton, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen mengevakuasi pada Kamis (2/10/2025) pukul 21.00 WIB.
Ular piton tersebut membuat resah warga sekitar sehingga mereka meminta bantuan Tim Damkar Satpol PP Sragen untuk menangkapnya. Evakuasi ular piton tersebut dilakukan tiga orang petugas Tim Damkar. Proses evakuasi membutuhkan waktu satu jam karena lokasinya yang sulit.
Transaksi Kian Mudah, Bayar QRIS Bisa Pakai Kartu Kredit BRI di Super Apps BRImo
Gorong-gorong itu terbuat dari bus beton dengan diameter 30 cm. Ular diketahui warga melingkar di dalam gorong-gorong tersebut. Komandan Regu I Damkar Satpol PP Sragen, Sunarto, mengungkapkan teknis evakuasi itu awalnya dilakukan dengan memancing ular keluar menggunakan burung dara.
Tetapi teknik tersebut tidak berhasil. Sunarto melanjutkan tim Damkar membongkar salah satu gorong-gorong itu. Kemudian Tim Damkar memancing ular itu menggunakan bahan bakar minyak (BBM) pertalite sebanyak satu liter. Bau pertalite itu tidak disukai ular sehingga ular bisa keluar dari gorong-gorong.
"Saat keluar itu, ular ditangkap. Ternyata panjang ular itu mencapai empat meter. Proses evakuasi juga cukup sulit sehingga memakan waktu satu jam. Ular ini membahayakan anak-anak. Walaupun tidak berbisa, lilitan ular itu sangat kuat dan mematikan," ujarnya.
Ular itu diketahui kali pertama seorang warga bernama Malik Adam, 36, warga setempat saat pulang dari bepergian. Saat mengendarai motor dan berhenti di depan rumah, Malik melihat kepala ular itu keluar dari bak kontrol dengan jaring besi. Karena kaget dan khawatir ular itu masuk rumah, Malik langsung menghubungi Tim Damkar Satpol PP Sragen untuk meminta bantuan evakuasi ular itu.
"Saya pulang dari main itu sekitar pukul 22.00 WIB. Tiba-tiba melihat ada ular muncul di selokan pembuangan air dan telihat kepala hingga leher. Ular itu membuat resah warga. Kalau malam-malam menjadi kepikiran kalau ular itu masuk rumah bagaimana," ujar dia. Malik tidak mengetahui asal ular itu. Dia menduga ular itu dari sungai masuk ke permukiman lewat saluran pembuangan air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.