Waspada! Katarak Kini Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Pengadilan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KARANGANYAR–Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar melimpahkan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Masjid Agung Karanganyar ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, pada Kamis (9/10/2025).
Sidang perdana diperkirakan digelar pekan depan dengan pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kepala Kejari Karanganyar, Roberth Jimmy Lambila, melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Hartanto, menyampaikan pelimpahan berkas perkara telah disertai barang bukti dan para terdakwa.
Dengan pelimpahan berkas, lima terdakwa dalam kasus tersebut segera menjalani proses persidangan. “Tersangka dan barang bukti sudah kami limpahkan ke PN Tipikor Semarang. Tinggal menunggu penetapan jadwal sidang dari pengadilan,” ujar Hartanto kepada Espos, Minggu (12/10/2025).
Kelima terdakwa yang akan diadili masing-masing Direktur Utama PT MAM Energindo Ali Amri, Direktur Operasional PT MAM Energindo Nasori, Kepala Cabang PT MAM Energindo Jateng-DIY Agus Hananto, investor subkontraktor Tri Ari Cahyono, dan mantan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Karanganyar Sunarto.
Ali Amri saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin Bandung karena tersandung perkara lain. Hartanto mengatakan untuk membuktikan dakwaan, JPU akan menghadirkan 47 orang saksi dan ahli di persidangan.
Para saksi tersebut berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), rekanan, hingga saksi-saksi lainnya. "Total ada 47 saksi dan ahli yang akan kami hadirkan untuk memperkuat dakwaan," imbuh Hartanto.
Sementara itu, Hartanto mengatakan Kejari Karanganyar memastikan penyidikan perkara ini masih terus berjalan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus tersebut.
Tim penyidik juga menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna menelusuri aliran dana yang diduga melibatkan pihak-pihak lain yang turut mengetahui proses pembangunan Masjid Agung tersebut. “Penyidikan masih berjalan. Kami terus telusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat,” jelas Hartanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.000 perwira TNI-Polri di Seskoad Bandung, sekaligus meresmikan perpustakaan dan museum
BGN berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri untuk mengusut maraknya dugaan penipuan jual beli titik SPPG program Makan Bergizi Gratis.
KPK memeriksa tiga ASN Kemenhub sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Kemendag meluncurkan layanan alat ukur SPKLU guna memastikan konsumen kendaraan listrik mendapat daya sesuai pembayaran
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.