SE Mendikdasmen Terbit, 549 Guru Honorer Sragen Terancam Tergusur
Sebanyak 549 guru honorer di Sragen terancam berhenti mengajar pada 2027 usai terbit SE Mendikdasmen No. 7/2026.
Personel Dishub Solo mengatur arus lalu lintas di Jl Slamet Riyadi yang sempat terhambat karena ada pohon tumbang di sekitar Perempatan Ngarsopuro, Minggu (12/10/2025). /Istimewa-Dishub Solo.
Harianjogja.com, SOLO—Pohon berukuran besar di Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di sekitar Perempatan Ngarsopuro, Solo, mendadak tumbang pada Minggu (12/10/2025) sore. Akibat kejadian itu satu unit sepeda motor rusak karena tertimpa pohon dan arus lalu lintas di jantung Kota Solo sempat terhambat.
Pohon yang tingginya mencapai belasan meter tersebut tumbang dan menutup sebagian besar ruas Jl Slamet Riyadi, tepatnya di depan Toko Semeru. Tidak ada hujan atau angin kencang saat pohon itu tumbang. Dugaan sementara pohon tumbang karena usia yang sudah tua.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan(Dishub) Solo, Ari Wibowo, menyampaikan pohon tumbang terjadi sekitar pukul 15.50 WIB, bersamaan dengan melintasnya KA Jaladara dari Stasiun Solo Kota menuju Stasiun Purwosari yang dikawal dua personel Dishub Solo.
Pohon itu berada di sisi utara jalan dan tumbang mengarah ke selatan. Akibatnya sebagian besar ruas jalan harus terhambat.
“Setelah melihat ada pohon tumbang, satu personel tetap berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas, mengingat intensitas kendaraan cukup tinggi dan hanya tersisa sedikit ruas jalan serta adanya contra flow jalur BST,” ujarnya.
Tidak butuh waktu lama, sekitar 45 menit kemudian pohon tumbang tersebut berhasil dievakuasi bersama sejumlah pihak terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo.
Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas di Jl Slamet Riyadi Solo sempat terhambat, serta satu sepeda motor rusak karena tertimpa pohon. Tidak ada korban jiwa maupun luka. “Diduga karena memang pohon itu usianya sudah cukup tua, terjadi pengeroposan batang. Saat ini arus sudah kembali normal lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 549 guru honorer di Sragen terancam berhenti mengajar pada 2027 usai terbit SE Mendikdasmen No. 7/2026.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret