Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Personel Dishub Solo mengatur arus lalu lintas di Jl Slamet Riyadi yang sempat terhambat karena ada pohon tumbang di sekitar Perempatan Ngarsopuro, Minggu (12/10/2025). /Istimewa-Dishub Solo.
Harianjogja.com, SOLO—Pohon berukuran besar di Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di sekitar Perempatan Ngarsopuro, Solo, mendadak tumbang pada Minggu (12/10/2025) sore. Akibat kejadian itu satu unit sepeda motor rusak karena tertimpa pohon dan arus lalu lintas di jantung Kota Solo sempat terhambat.
Pohon yang tingginya mencapai belasan meter tersebut tumbang dan menutup sebagian besar ruas Jl Slamet Riyadi, tepatnya di depan Toko Semeru. Tidak ada hujan atau angin kencang saat pohon itu tumbang. Dugaan sementara pohon tumbang karena usia yang sudah tua.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan(Dishub) Solo, Ari Wibowo, menyampaikan pohon tumbang terjadi sekitar pukul 15.50 WIB, bersamaan dengan melintasnya KA Jaladara dari Stasiun Solo Kota menuju Stasiun Purwosari yang dikawal dua personel Dishub Solo.
Pohon itu berada di sisi utara jalan dan tumbang mengarah ke selatan. Akibatnya sebagian besar ruas jalan harus terhambat.
“Setelah melihat ada pohon tumbang, satu personel tetap berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas, mengingat intensitas kendaraan cukup tinggi dan hanya tersisa sedikit ruas jalan serta adanya contra flow jalur BST,” ujarnya.
Tidak butuh waktu lama, sekitar 45 menit kemudian pohon tumbang tersebut berhasil dievakuasi bersama sejumlah pihak terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo.
Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas di Jl Slamet Riyadi Solo sempat terhambat, serta satu sepeda motor rusak karena tertimpa pohon. Tidak ada korban jiwa maupun luka. “Diduga karena memang pohon itu usianya sudah cukup tua, terjadi pengeroposan batang. Saat ini arus sudah kembali normal lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.