Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Petugas Satlantas Polres Sragen melakukan olah kejadian perkara di lokasi kejadian lakalantas tabrak lari, Dukuh Ceplisan, Desa Gedongan, Plupuh, Sragen, Senin (27/10/2025) malam.
Harianjogja.com, SRAGEN— Satu keluarga menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Plupuh-Mojosongo Ceplisan, Desa Gedongan, Plupuh, Sragen, Senin (27/10/2025) malam.
Polisi menyebut dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan dua orang lainnya luka berat dan akhirnya meninggal dunia di RSUD dr. Soeratno Gemolong, Sragen.
Aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen di bawah pimpinan Kasatlantas Iptu Kukuh Tirto Satria Leksono melakukan olah tempat kejadian tragis tersebut.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, melalui Kasatlantas Polres Sragen Iptu Kukuh Tirto Satria Leksono kepada Espos, Senin malam, mengungkapkan kejadian lakalantas terjadi pada pukul 18.10 WIB.
Dia menilai lakalantas tersebut masuk klasifikasi lakalantas berat yang melibatkan dua kendaraan bermotor, yaitu mobil tidak dikenal dan sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 5065 AHE.
"Korban meninggal dunia dua orang di lokasi kejadian dan dua orang luka berat lalu dilarikan ke RSUD Gemolong, Sragen," ujar Kukuh.
Kukuh belum mengetahui mobil yang menabrak motor Honda Beat sehingga masih dalam penyelidikan. Dia mengatakan motor Honda Beat dikendarai Saiful Anwar, 32, warga Dukuh Jengglong, Desa Jembangan, Plupuh, Sragen, yang memboncengkan istri Unik Yuwanti, 29, dan kedua anaknya, yaitu Alikha Nafisha Anwar, 11, dan Amira Syarifatil Anwar, 5.
"Jadi pengendara motor Honda Beat mengalami cedera kepala berat, pendarahan hidung, mulut, hidung, dan meninggal di lokasi kejadian. Kemudian istrinya juga mengalami cedera kepala berat dengan pendarahan mulut, hidung, telinga, dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan dua korban lainnya, juga mengalami pendarahan hidung, mulut, dan telinga," ujar dia.
Kukuh menjelaskan polisi sudah meminta keterangan dua orang saksi di lokasi kejadian. Dia menerangkan lakalantas berawal saat mobil tak dikenal melaju dari utara ke selatan, sedangkan sepeda motor bejalan dari selatan ke utara. Saat menjelang mendekati lokasi kejadian, kata dia, pengendara motor diduga melindas lumpur sawah yang berada di badan jalan.
"Kemudian motor tergelincir. Di saat bersamaan dari arah berlawanan melaju mobil tak dikenal sehingga mobil membentur motor Honda Beat yang dinaiki empat orang. Setelah benturan mobil tak dikenal meninggalkan lokasi kejadian," jelas Kukuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Program Tani Cilik di Kapanewon Turi mengajak anak-anak memanen padi, melon, ubi, hingga mengikuti tradisi Wiwitan.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.