Baru Diterima, Motor Koperasi Baru di Wonogiri Nyungsep ke Sawah
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
Petugas Satlantas Polres Sragen melakukan olah kejadian perkara di lokasi kejadian lakalantas tabrak lari, Dukuh Ceplisan, Desa Gedongan, Plupuh, Sragen, Senin (27/10/2025) malam.
Harianjogja.com, SRAGEN— Satu keluarga menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Plupuh-Mojosongo Ceplisan, Desa Gedongan, Plupuh, Sragen, Senin (27/10/2025) malam.
Polisi menyebut dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan dua orang lainnya luka berat dan akhirnya meninggal dunia di RSUD dr. Soeratno Gemolong, Sragen.
Aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen di bawah pimpinan Kasatlantas Iptu Kukuh Tirto Satria Leksono melakukan olah tempat kejadian tragis tersebut.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, melalui Kasatlantas Polres Sragen Iptu Kukuh Tirto Satria Leksono kepada Espos, Senin malam, mengungkapkan kejadian lakalantas terjadi pada pukul 18.10 WIB.
Dia menilai lakalantas tersebut masuk klasifikasi lakalantas berat yang melibatkan dua kendaraan bermotor, yaitu mobil tidak dikenal dan sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 5065 AHE.
"Korban meninggal dunia dua orang di lokasi kejadian dan dua orang luka berat lalu dilarikan ke RSUD Gemolong, Sragen," ujar Kukuh.
Kukuh belum mengetahui mobil yang menabrak motor Honda Beat sehingga masih dalam penyelidikan. Dia mengatakan motor Honda Beat dikendarai Saiful Anwar, 32, warga Dukuh Jengglong, Desa Jembangan, Plupuh, Sragen, yang memboncengkan istri Unik Yuwanti, 29, dan kedua anaknya, yaitu Alikha Nafisha Anwar, 11, dan Amira Syarifatil Anwar, 5.
"Jadi pengendara motor Honda Beat mengalami cedera kepala berat, pendarahan hidung, mulut, hidung, dan meninggal di lokasi kejadian. Kemudian istrinya juga mengalami cedera kepala berat dengan pendarahan mulut, hidung, telinga, dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan dua korban lainnya, juga mengalami pendarahan hidung, mulut, dan telinga," ujar dia.
Kukuh menjelaskan polisi sudah meminta keterangan dua orang saksi di lokasi kejadian. Dia menerangkan lakalantas berawal saat mobil tak dikenal melaju dari utara ke selatan, sedangkan sepeda motor bejalan dari selatan ke utara. Saat menjelang mendekati lokasi kejadian, kata dia, pengendara motor diduga melindas lumpur sawah yang berada di badan jalan.
"Kemudian motor tergelincir. Di saat bersamaan dari arah berlawanan melaju mobil tak dikenal sehingga mobil membentur motor Honda Beat yang dinaiki empat orang. Setelah benturan mobil tak dikenal meninggalkan lokasi kejadian," jelas Kukuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.