New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Paku Buwono atau PB XIV saat pengukuhan dan penyampaian sabda dalem dalam prosesi jumenengan di Bangsal Manguntur Tangkil, Siti Hinggil, Kompleks Keraton Solo, Sabtu (15/11/2025). /Solopos-Dhima Wahyu Sejati.
Harianjogja, SOLO—Upacara Jumenengan Dalem Paku Buwono XIV digelar di Keraton Kasunanan Surakarta, Sabtu (15/11/2025), berlangsung khidmat dan menarik perhatian warga serta wisatawan.
Dilansir Espos, sekitar pukul 10.45 WIB, PB XIV keluar dari Kori Kemandungan menuju Siti Hinggil. Diiringi sejumlah prajurit Keraton, pemuda yang sebelumnya bernama dan gelar KGPH Purubaya itu berjalan pelan mengenakan busana Takwa.
Busana atasan yang dikenakan berwarna merah magenta. Warna busana yang cerah itu membuat PB XIV terlihat sangat mencolok di tengah kerumunan massa.
Setelah PB XIV sampai di Bangsal Manguntur Tangkil yang berada di Siti Hinggil kompleks Keraton Solo, ia mengambil posisi untuk membaca sabda dalem. Sabda dalem berisi semacam ikrar sebagai raja yang mengayomi semua orang, termasuk kerabat dan abdi dalem Keraton.
PB XIV menyalami para tamu undangan yang mengenakan beskap gaya Surakartan. Setelah itu sekitar pukul 11.40 WIB, PB XIV mengikuti kirab ageng bersama kerabat, abdi dalem, dan prajurit Keraton. Kirab disaksikan warga hingga wisatawan.
Salah satu kerabat Kraton Solo, KGPH Dipokusumo, mengatakan proses jumenengan dimulai dari upacara di internal Keraton Solo. Ia menambahkan setelah upacara internal, prosesi berlanjut dari pendopo menuju Bangsal Manguntur Tangkil. "Sampai menuju Bangsal Manguntur Tangkil untuk menyampaikan pengukuhan,” katanya singkat di sela-sela prosesi jumenengan, Sabtu.
Ketua Panitia Jumenengan PB XIV yang juga kakak tertua PB XIV, GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, menegaskan Jumeneng Dalem SISKS Paku Buwono XIV adalah momentum agung yang menandai kembalinya tatanan Karaton pada jalur yang benar.
“Karaton hari ini memasuki babak baru penuh harapan. Sabda Dalem yang disampaikan di Watu Gilang bukan hanya ikrar kepemimpinan, tetapi juga restu sejarah yang mengikat kita semua untuk menjaga kelestarian budaya Mataram. Ini bukan sekadar suksesi, tetapi pemulihan martabat Karaton Surakarta,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.