Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Ilustrasi pencurian sepeda motor./Harian Jogja
Harianjogja.com, KLATEN—Seorang pria asal Gunungkidul yang mencuri sepeda motor milik warga Desa Nanggulan, Cawas, Klaten, akhirnya berhasil dibekuk aparat kepolisian. Pelaku ditangkap di kawasan Kota Magelang setelah sempat melarikan diri dan menjual motor korban.
Penangkapan dilakukan pada Rabu (14/1/2026) malam. Pelaku berinisial T, 33, warga Kecamatan Saptosari, Gunungkidul, DIY.
Kapolsek Cawas AKP Umar Mustofa membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, keberadaan pelaku terendus setelah penyidik menelusuri laporan korban dan menemukan jejak transaksi yang mengarah ke wilayah Magelang.
“Betul [pelaku sudah diamankan]. Pelaku kami amankan di simpang tiga Kajen, Kota Magelang,” ujar AKP Umar Mustofa saat dikonfirmasi Espos, Sabtu (17/1/2026).
Terkait kendaraan korban, Umar menjelaskan motor tersebut telah dijual pelaku melalui marketplace menggunakan sistem cash on delivery (COD) di area Magelang.
Pelaku kini telah dibawa ke Polres Klaten. “Pelaku langsung ditahan dan menjalani proses penyidikan di Polres Klaten,” jelasnya.
Modus Mengaku Teknisi Ponsel
Sebelumnya, korban bernama Slamet, 54, warga Desa Nanggulan, menjadi sasaran pelaku yang menyamar sebagai teknisi ponsel. Pelaku membawa kabur motor Honda Beat milik korban setelah berpura-pura menawarkan bantuan memperbaiki ponsel.
Kejadian berlangsung pada Sabtu (13/12/2025) sore. Slamet saat itu sedang berada di warung angkringan depan SDN 3 Nanggulan, tempat ia bekerja sebagai penjaga sekolah.
Putri korban, Eva, 30, menuturkan ayahnya baru saja mengunci pintu gerbang sekolah sekitar pukul 15.30 WIB sebelum menuju angkringan.
“Pas kejadian itu pelaku ada di angkringan. Dia baru memperbaiki HP milik pemilik angkringan, jadi kelihatan seperti teknisi. Kebetulan HP bapak juga rusak,” kata Eva kepada Espos, Minggu (14/12/2025).
Slamet kemudian pulang sebentar untuk mengambil ponsel dan kembali ke angkringan. Pelaku lantas mengajak korban mencari suku cadang ponsel, dan keduanya berboncengan menuju pusat kecamatan menggunakan motor korban.
Namun setibanya di salah satu konter, suku cadang yang dicari tidak ditemukan. “Akhirnya bapak diajak muter lagi. Di Taman Barepan, pelaku meminta bapak menunggu dan menawarkan diri mencarikan kabel dan tenol. Setelah itu motornya dibawa pergi,” ujar Eva.
Korban sempat menunggu, tetapi pelaku tidak pernah kembali. Slamet akhirnya diantar warga pulang dan bersama perangkat desa serta tokoh masyarakat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cawas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.