Asupan Zat Besi Anak Baru 65,8 Persen, Ini Dampaknya
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.
Ilustrasi mudik - Freepik
Harianjogja.com, CIANJUR—BPBD Cianjur meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama arus mudik Lebaran 2026. Sebanyak 30 petugas dan 180 relawan disiagakan untuk melakukan pengawasan serta penanganan cepat apabila terjadi bencana di jalur yang dilalui para pemudik.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, menjelaskan puluhan petugas ditempatkan di pos terpadu di Jalan Raya Bandung–Cianjur. Pos tersebut diisi bersama sejumlah dinas, instansi, dan organisasi terkait sebagai bagian dari koordinasi pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.
"Puluhan petugas mengisi pos terpadu di Jalan Raya Bandung-Cianjur bersama dengan dinas dan instansi serta organisasi lain sebagai bentuk kesiapsiagaan selama mudik dan balik," kata Asep Sudrajat di Cianjur, Sabtu.
Selain itu, ratusan relawan BPBD disebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Cianjur. Para relawan bertugas melakukan pemantauan kondisi wilayah serta melaporkan potensi bencana selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran. Mereka juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan, khususnya para pemudik, agar tetap berhati-hati selama perjalanan.
"Informasi BMKG memasuki musim mudik Lebaran cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar Cianjur, sehingga perlu diwaspadai masyarakat di seluruh wilayah, termasuk pemudik yang melintas di jalur utama Cianjur," katanya.
Ia menjelaskan terdapat sejumlah titik yang perlu mendapat perhatian khusus karena berpotensi mengalami bencana alam. Wilayah rawan longsor tersebut tersebar mulai dari kawasan utara hingga selatan Cianjur.
Beberapa lokasi yang disebut rawan antara lain kawasan Puncak hingga Cugenang, jalur utama Bandung–Cianjur, serta sebagian besar jalur selatan Cianjur yang kerap dilalui kendaraan saat musim mudik.
BPBD Cianjur juga mengantisipasi kemungkinan longsor dan pohon tumbang di beberapa ruas jalan tersebut. Untuk mempercepat penanganan apabila terjadi bencana yang menutup badan jalan, BPBD telah berkoordinasi dengan berbagai instansi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyiagakan alat berat yang dapat segera digunakan membersihkan material longsor atau pohon tumbang sehingga jalur transportasi tetap dapat dilalui.
BPBD berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Cianjur dapat berlangsung tanpa gangguan bencana alam yang signifikan. Meski demikian, langkah kesiapsiagaan tetap dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi kejadian darurat di lapangan.
"Waspada tetap harus ditingkatkan karena beberapa jalur utama yang sering dilalui para pemudik rawan bencana seperti longsor dan pohon tumbang," katanya.
BPBD Cianjur juga mengimbau masyarakat di seluruh wilayah untuk lebih peka terhadap tanda-tanda alam yang berpotensi memicu bencana. Warga diminta segera mengungsi ke tempat aman apabila hujan lebat turun pada malam hari dengan durasi lebih dari dua jam, terutama di wilayah yang berada di daerah rawan longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.