Masjid Sheikh Zayed Solo Gelar Festival Haji dan Kurban 50 Sapi
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, SALATIGA—Suasana penyembelihan hewan kurban di Masjid Darul Solikhin, Kampung Dukuh Krajan, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, mendadak berubah duka pada Rabu (27/5/2026). Seorang pria berinisial TS, 60, meninggal dunia saat membantu proses kelet sapi kurban.
Korban diketahui merupakan warga Jalan Sawo Gang Durian, Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga. Ia diduga mengalami serangan jantung ketika ikut membantu proses pengangkatan sapi setelah penyembelihan berlangsung.
Korban Mengeluh Nyeri Dada Saat Proses Kelet
Bhabinkamtibmas Kelurahan Dukuh, Sunardi, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi ketika panitia dan warga sedang melaksanakan penyembelihan dua ekor sapi dan tiga ekor kambing secara gotong royong.
Untuk mempercepat proses penyembelihan, panitia menghadirkan tenaga kelet profesional. Setelah sapi pertama selesai disembelih, korban ikut membantu menggeser dan mengangkat tubuh sapi untuk proses kelet.
“Setelah sapi pertama disembelih, korban ikut membantu menggeser dan mengangkat sapi untuk proses kelet. Tiba-tiba korban mengeluh sakit di bagian dada,” ujar Aiptu Sunardi, Rabu.
Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit
Mengetahui kondisi korban menurun, warga dan panitia langsung memberikan pertolongan pertama sebelum memanggil ambulans untuk membawa TS ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo.
Namun, sesampainya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia.
Pelaksana Harian Kasi Humas Polres Salatiga, Sutopo, mengatakan hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban diduga meninggal akibat serangan jantung. Polisi juga tidak menemukan adanya tanda kekerasan maupun unsur kecelakaan pada tubuh korban.
“Pihak keluarga sudah menerima dan ikhlas kejadian ini sebagai musibah dan jenazah rencananya akan dimakamkan di TPU Sembojo, Salatiga,” jelasnya.
Warga Diminta Waspadai Kondisi Fisik
Ipda Sutopo mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan selama proses penyembelihan hewan kurban Iduladha. Pasalnya saat melakukan penyembelihan hewan kurban membutuhkan aktivitas fisik yang cukup berat para sukarelawan. Aktivitas fisik berat yang dilakukan saat proses penyembelihan maupun pengolahan daging dinilai perlu diimbangi kewaspadaan dan kesiapan fisik.
“Aktivitas yang menguras tenaga dinilai perlu diimbangi kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000 dan jadwal keberangkatan pagi hingga malam.
Investor kripto Indonesia dinilai makin rasional dan tak lagi sekadar FOMO. Literasi blockchain dan strategi investasi mulai meningkat.
Menlu Sugiono menjelaskan alasan Presiden Prabowo tetap berkunjung ke Prancis saat Iduladha untuk memenuhi undangan Macron.
Penjualan tiket kereta KAI selama libur Iduladha 2026 menembus 911 ribu tiket. Yogyakarta hingga Bandung jadi tujuan favorit penumpang.
Seorang pria di Salatiga meninggal dunia diduga akibat serangan jantung saat membantu proses kelet sapi kurban di Masjid Darul Solikhin.