Residivis Pembacokan Solo Ditangkap, Korban Remaja Terluka

Ahmad Kurnia Sidik
Ahmad Kurnia Sidik Kamis, 28 Mei 2026 18:07 WIB
Residivis Pembacokan Solo Ditangkap, Korban Remaja Terluka

Konferensi pers ungkap kasus pembacokan di Jl Gatot Subroto (Gatsu) di Mapolresta Solo, Selasa (26/5/2026). /Solopos-Ahmad Kurnia Sidik.

Harianjogja.com, SOLO—Polresta Solo terus mendalami kasus kekerasan jalanan di kawasan Koridor Gatot Subroto (Gatsu), Solo, yang melibatkan dua pria berinisial RAT, 23, dan RH, 30. Dari hasil pengembangan penyidikan, polisi menemukan pelaku RAT diduga terlibat dalam aksi pembacokan di dua lokasi berbeda hingga menyebabkan sejumlah korban mengalami luka bacok.

Kasus pembacokan terbaru yang diungkap polisi terjadi di wilayah Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, pada Minggu (17/5/2026) dini hari sekitar pukul 03.20 WIB. Dalam kejadian tersebut, dua remaja masing-masing berinisial L, 16, warga Jebres, dan B, 17, warga Banjarsari, menjadi korban serangan senjata tajam.

Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Derry Eko Setiawan, mengatakan korban L mengalami luka bacok pada bagian bahu kanan, sedangkan korban B menderita luka bacok di kaki kanan akibat serangan pelaku.

"Akibat sabetan senjata tajam milik pelaku, korban L mengalami luka bacok di bahu kanan, sementara korban B menderita luka bacok di kaki kanan," kata Kasat Reskrim mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui keterangan tertulis yang diterima Espos, Kamis (28/5/2026).

AKP Derry menjelaskan peristiwa itu bermula ketika kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat dan melintas di Jl Batanghari, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Solo.

Di tengah perjalanan, korban disebut sempat mendahului sepeda motor Yamaha N-Max berwarna hitam yang dikendarai pelaku RAT. Aksi menyalip tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga berujung aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam.

Pelaku kemudian mengejar korban dan berhasil menghentikan laju kendaraan mereka di Jl Sungai Indragiri, Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon.

"Saat berhasil menghentikan korban, pelaku sempat memaki dan berkata kasar kepada mereka," kata dia.

Meski berada dalam situasi tertekan, korban L disebut sempat meminta maaf kepada pelaku. Namun, permintaan maaf itu tidak dihiraukan dan pelaku justru mengeluarkan sebilah celurit yang sebelumnya telah dibawa dari rumah.

"Pelaku langsung membacok korban L mengenai bahu kanan sebanyak satu kali dan membacok korban B mengenai kaki kanan satu kali. Setelah melukai kedua korban, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian," jelasnya.

Setelah kejadian tersebut, korban melaporkan kasus penganiayaan itu ke Polsek Pasar Kliwon. Polisi kemudian melakukan pengembangan penyelidikan dengan berkoordinasi lintas polres.

Dari hasil pengembangan kasus, polisi menemukan RAT juga diduga menjadi pelaku penganiayaan lain di wilayah Grogol, Sukoharjo atau kawasan Solo Baru, dengan korban berinisial B.

"Tak berhenti di situ, kami melakukan pengembangan secara intensif, salah satunya dengan koordinasi lintas Polres. Dari situ ditemukan bahwa pelaku RAT ini ternyata menjadi dalang penganiayaan di wilayah Grogol, Sukoharjo [Solo Baru], dengan korban berinisial B. Kasus tersebut saat ini juga telah dilaporkan ke Polsek Grogol, Polres Sukoharjo," tambahnya.

Berdasarkan catatan kepolisian, RAT diketahui merupakan seorang residivis dengan rekam jejak kriminal cukup panjang. Pada 2024 lalu, pelaku pernah terjerat kasus penyalahgunaan narkoba serta kasus pengancaman menggunakan senjata tajam jenis karambit dan senjata airsoft gun.

Saat ini, RAT bersama pelaku lainnya telah diamankan di Mapolresta Solo. Polisi masih terus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mendalami kemungkinan tindak kriminal lain yang dilakukan pelaku di wilayah Soloraya.

"Saat ini RAT beserta pelaku lainnya telah diamankan di Mapolresta Solo. Pihak penyidik Sat Reskrim Polresta Solo juga masih terus melakukan pemeriksaan kepada pelaku guna mendalami tindak kriminalitas yang dilakukan oleh residivis tersebut di kawasan Soloraya," tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online