Pabrik Briket Batok Kelapa di Karanganyar Terbakar

Indah Septiyaning Wardani
Indah Septiyaning Wardani Minggu, 21 Juni 2026 12:47 WIB
Pabrik Briket Batok Kelapa di Karanganyar Terbakar

Petugas damkar melakukan pemadaman api yang membakar pabrik briket di Karangpandan, Karanganyar pada Sabtu (20/6/2026) malam.

Harianjogja.com, KARANGANYAR—Sebuah pabrik arang dan briket berbahan baku batok kelapa di wilayah Koncang, Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, terbakar hebat pada Sabtu (20/6/2026) malam. Peristiwa ini menyebabkan bangunan produksi serta puluhan ton bahan baku ikut hangus dilalap api.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena sebagian besar stok bahan baku arang tidak dapat diselamatkan.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 23.30 WIB ketika seorang warga yang melintas melihat kepulan asap dari area produksi milik Tjoek Aryanto (41), warga Jetak, Desa Dagen, Kecamatan Jaten. Setelah didekati, api sudah membesar dan melahap bangunan semi permanen tersebut.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pemilik usaha serta menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Karanganyar dan BPBD Karanganyar untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Seksi Damkar Satpol PP Karanganyar, Efan R. Pratama, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 23.41 WIB dan langsung mengerahkan tim ke lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi. Saat tiba, api sudah cukup besar,” ujarnya.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena material yang terbakar merupakan batok kelapa dan arang yang mudah menyimpan api. Bahkan hingga Minggu (21/6/2026) pagi, titik api masih terlihat sehingga petugas melanjutkan proses pemadaman dan pendinginan.

Bangunan yang terbakar diketahui berukuran sekitar 16 x 10 meter dengan konstruksi rangka bambu dan atap seng. Di dalamnya tersimpan sekitar 40 ton bahan baku briket.

Petugas juga menunggu alat berat untuk membantu mengurai material agar proses pemadaman lebih maksimal dan mencegah munculnya titik api baru.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Karanganyar, Giri Haryaji, memastikan kondisi sudah terkendali. BPBD bersama unsur terkait telah melakukan kaji cepat, pendataan, serta pengamanan area sekitar lokasi.

“Korban jiwa nihil,” katanya.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan, sementara total kerugian masih dalam pendataan. Meski tidak menimbulkan korban, peristiwa ini sempat membuat warga sekitar panik akibat besarnya kobaran api dan asap tebal yang terlihat dari kejauhan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : espos.id

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online