Bupati Award 2026: Pasutri Asal Candimulyo Borong Dua Penghargaan
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
Pelatihan Kepemudaan Local Champion yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang di Pendopo Pengabdian Wali Kota Magelang, Kamis (30/7/2026). /Ist-Dok Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, KOTA MAGELANG—Sebanyak 197 pemuda yang berasal dari 17 kelurahan di Kota Magelang mengikuti Pelatihan Kepemudaan Local Champion sebagai bekal untuk menjadi agen perubahan yang mampu mengembangkan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif di wilayah masing-masing.
Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang itu berlangsung di Pendopo Pengabdian Wali Kota Magelang, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, serta kepedulian terhadap pengembangan wilayah.
Program Local Champion dirancang sebagai ruang bagi para pemuda untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus mengoptimalkan potensi yang dimiliki setiap kelurahan. Melalui pelatihan ini, peserta didorong mengenali keunggulan daerahnya agar dapat berkontribusi dalam memajukan sektor wisata, budaya, maupun ekonomi kreatif secara berkelanjutan.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menegaskan kepemimpinan generasi muda perlu terus tumbuh dan berkelanjutan melalui prinsip "Satu Local Champion, Satu Perubahan." Menurutnya, perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten di lingkungan terdekat.
"Pemuda tidak boleh hanya jadi penerima manfaat, tetapi harus menjadi agen perubahan yang memperkuat identitas wilayah dan menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Damar.
Kepala Disporapar Kota Magelang, Imam Baihaqi, mengatakan pelatihan tersebut disusun untuk membekali para peserta agar mampu menjadi penggerak, inspirator, sekaligus duta dalam pengembangan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif di wilayah masing-masing.
"Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan jejaring yang diperlukan untuk mengidentifikasi potensi lokal, mengembangkan inovasi, membangun kolaborasi, serta mempromosikan daya tarik wilayahnya secara berkelanjutan," katanya.
Pelatihan Kepemudaan Local Champion 2026 juga menghadirkan narasumber dari Universitas Tidar, Yogi Prayogo, yang menyampaikan materi "The Art of Public Speaking: Membangun Keberanian Berbicara dan Menjadi Local Champion yang Menginspirasi." Materi tersebut diharapkan mampu memperkuat kemampuan komunikasi peserta sebagai bekal menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.
Peran generasi muda dinilai menjadi salah satu kunci dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal melalui pengembangan sektor wisata, budaya, dan ekonomi kreatif di setiap kelurahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
Gelombang tinggi hingga 4 meter melanda pantai selatan Cianjur. BPBD meminta nelayan dan wisatawan menjauhi pantai sementara.
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
Litto Jogja masuk Top 25 WISH 2026 setelah bersaing dengan 570 usaha pariwisata. Konsepnya menggabungkan alam, wellness dan karakter lokal.
Rumah roboh di Sragen menimpa Satiyem, 83, hingga meninggal. Korban berada di teras saat bangunan rumahnya ambruk.
Pergantian Menkeu dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara dinilai membuat pasar tetap stabil karena memberi kepastian fiskal.