Kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran Disambut Antusias Warga Solo

Kurniawan
Kurniawan Sabtu, 07 November 2026 21:37 WIB
Kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran Disambut Antusias Warga Solo

Pengantin G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo (Gusti Sura) dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian menaiki Kereta Glass Landauer saat mengikuti kirab pengantin melintas di Pamedan Mangkunegaran, Solo, Sabtu (7/11/2026). Gusti Sura dan Adimas Rosdian diarak oleh ratusan abdi dalem serta berbagai pertunjukan seni dengan rute mulai Regol Selatan, Jl. Ronggowarsito, Jl. Gajah Mada, Jl. Slamet Riyadi, Gladak, dan kembali ke Pura Mangkunegaran menggunakan Kereta Glass Landauer. /Solopos-J Howi Widodo.

Harianjogja.com, SOLO— Kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran di Solo, Sabtu (7/11/2026) sore, menarik perhatian masyarakat yang memadati sejumlah ruas jalan. Warga menyambut pasangan G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian atau Kanjeng Dimas dengan sorakan dan sapaan saat rombongan melintas.

Kedua mempelai mengikuti kirab dengan menaiki kereta Glass Landauer, salah satu koleksi Pura Mangkunegaran. Kereta tersebut ditarik empat ekor kuda dan berada di barisan paling belakang rombongan.

Sebelum kereta kedua mempelai, rombongan kirab diisi barisan marching band Tentara Nasional Indonesia (TNI), Legiun Mangkunegaran, serta para prajurit Pura Mangkunegaran, termasuk pasukan berkuda.

Rombongan diberangkatkan oleh S.I.J. K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dari Regol Selatan. Saat rombongan keluar dari kawasan Mangkunegaran, warga yang menunggu di sepanjang jalur kirab menyambut dengan antusias.

Warga Terharu Melihat Kirab

Salah satu warga yang datang menyaksikan prosesi tersebut adalah Lusia Yudaningtyas dari Colomadu, Karanganyar. Dia sengaja datang seorang diri untuk melihat kirab pasangan Gusti Sura dan Adimas.

"Iya ini sengaja datang sendiri dari Colomadu karena ingin menyaksikan kirab Gusti Sura. Ya rasanya terharu, ikut senang," tutur dia sembari menahan haru.

Lusia berharap kedua mempelai dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan bahagia dan tetap rukun hingga usia lanjut. Dia juga menyampaikan doa agar pasangan tersebut segera dikaruniai momongan.

"Ya doanya semoga berbahagia selalu, rukun, sampai kakek nenek. Semoga cepat dapat momongan juga," ungkap dia.

Antusiasme serupa dirasakan Intan, 25, warga asal Banjarnegara yang beberapa waktu terakhir menetap di Solo. Dia mengaku merinding ketika melihat rombongan kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran melintas.

Menurut Intan, rangkaian acara tersebut cukup menarik perhatian masyarakat. Selain kirab, dia juga menyebut adanya pembagian voucher dan suvenir dalam kegiatan tersebut.

"Acaranya seru ya, ada bagi-bagi voucher, suvenir, juga kirab. Tadi lihat kirab rasanya merinding. Gusti Sura nya tampak cantik, suaminya juga gagah," tutur dia.

Intan turut mendoakan agar rumah tangga Gusti Sura dan Adimas senantiasa harmonis serta langgeng.

"Semoga Samawa dan bisa menjalin kehidupan indah berdua, bahagia dan langgeng," harap dia.

Rute Kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran

Kirab dimulai dari Regol Selatan, kemudian melintasi Jl. Ronggowarsito, Jl. Gajahmada, Jl. Slamet Riyadi, Bundaran Gladak, kembali ke Jl. Ronggowarsito, sebelum berakhir di Regol Selatan.

Sepanjang jalur tersebut terdapat sejumlah titik pemeriksaan atau check point (CP) yang menyuguhkan pertunjukan seni bagi masyarakat.

Rangkaian acara berlanjut pada Sabtu malam melalui Pesta Rakyat di Pamedan Mangkunegaran. Pengunjung dapat menikmati puluhan stan kuliner dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), panggung kesenian, serta panggung pentas wayang kulit.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Espos

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online