Mengembalikan Muruah Konstitusi dalam Praktik Bernegara
Suatu negara tentunya tidak hanya dibangun berdasarkan pondasi teks peraturan perundang-undangan semata. Secara filosofis, ia juga berdiri di atas suatu nilai
Ilustrasi kekerasan./Pixabay
Harianjogja.com, SEMARANG— Seorang anggota Pencak Silat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) Kota Semarang berinisial MS, 17, meninggal dunia usai diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok pelaku balap liar di wilayah Mranggen, Kabupaten Demak, Jumat (26/12/2025) dini hari.
Korban diduga diserang secara brutal setelah mengikuti kegiatan kopi darat anggota Pagar Nusa lintas daerah, yang berujung pada aksi kekerasan hingga merenggut nyawanya.
Kasus dugaan pengeroyokan ini memicu keprihatinan mendalam dari keluarga besar NU dan Pagar Nusa, sekaligus sorotan terhadap maraknya balap liar yang berujung tindak kriminal.
Wakil Ketua Pagar Nusa Kota Semarang, M. Ichwan, mengatakan peristiwa tragis tersebut terjadi setelah korban mengikuti kopdar di Lapangan Pucang Gading, Kecamatan Mranggen, Kamis (25/12/2025) malam.
Usai kegiatan yang berakhir sekitar pukul 24.00 WIB, korban bersama rombongan mengantar rekan-rekannya pulang ke arah Karangawen. Saat melintas di Jalan Brigjen Sudiarto, tepatnya di depan Perumahan Plamongan Indah, rombongan korban diduga berpapasan dengan kelompok balap liar.
Rombongan kemudian dikejar sambil diteriaki sebutan “gangster” dan dilempari batu hingga ke kawasan Pasar Mranggen.
Puncak kejadian terjadi di sekitar flyover Ganefo, Mranggen. Korban ditendang hingga terjatuh dari sepeda motor dan selanjutnya dikeroyok secara beramai-ramai.
“Korban dipukul, ditendang, diinjak, bahkan dipukul menggunakan papan skateboard hingga terkapar,” ujar Ichwan dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/12/2025).
Korban dinyatakan meninggal dunia saat petugas kepolisian tiba di lokasi dan mengevakuasinya ke RS Pelita Anugerah Mranggen. Jenazah korban telah dimakamkan pada Jumat sore.
Ichwan menegaskan pihaknya mengecam keras aksi kekerasan tersebut dan meminta kepolisian segera mengungkap serta menangkap seluruh pelaku pengeroyokan.
“Satu kader NU telah gugur. Kami mendesak aparat penegak hukum bertindak cepat dan tegas,” ujarnya.
Kasus dugaan pengeroyokan anggota Pagar Nusa ini menambah daftar panjang kejahatan jalanan akibat balap liar dan menjadi peringatan serius bagi aparat serta masyarakat untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suatu negara tentunya tidak hanya dibangun berdasarkan pondasi teks peraturan perundang-undangan semata. Secara filosofis, ia juga berdiri di atas suatu nilai
Mojtaba Khamenei berjanji membalas kematian Ali Khamenei di tengah memanasnya kembali ketegangan antara Iran, AS, dan Israel.
Warung Filadelphia di Philadelphia mengenalkan kuliner dan keramahan Indonesia melalui aneka hidangan Nusantara serta pelayanan hangat.
ISEAI mengusulkan skema B50 lebih fleksibel melalui Dynamic Blending Policy untuk menekan risiko fiskal dan menjaga keberlanjutan program.
Plt Jampidsus Rudi Margono memastikan penanganan perkara korupsi tetap berjalan usai pengunduran diri Febrie Adriansyah.
Pemda DIY menilai Gunungkidul memiliki potensi besar mengembangkan wisata geopark, kakao, kopi, dan durian dengan prinsip keberlanjutan.