Advertisement
Hujan Deras Picu 30 Longsor Susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
Bukit Gunung Beser, Desa Yosorejo, Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan mengalami longsor beberapa kali, di Pekalongan, Jumat (23/1/2026). ANTARA - ist/Humas Kabupaten Pekalongan
Advertisement
PEKALONGAN—Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan Petungkriyono sejak Kamis (22/1/2026) hingga Jumat (23/1/2026) memicu terjadinya 30 kali longsor susulan di Bukit Gunung Beser, Desa Yosorejo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Peristiwa longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan tersebut mendorong aparat kewilayahan mengambil langkah pengamanan dengan menutup total akses jalan yang berada di sekitar bukit, mengingat potensi pergerakan tanah masih sangat tinggi dan membahayakan pengguna jalan.
Camat Petungkriyono, Hadi Surono, menyampaikan bahwa longsor susulan di kawasan Bukit Gunung Beser terjadi berulang kali dalam satu hari, sehingga material tanah dan bebatuan menutup jalur utama penghubung antarwilayah. Kondisi tersebut membuat pemerintah setempat memasang portal dan menghentikan seluruh aktivitas lalu lintas di jalur tersebut.
“Longsor susulan terjadi beberapa kali dalam sehari. Material longsor sudah menutup jalan utama sehingga kami portal dan tutup total demi keselamatan warga,” ujar Hadi Surono, Jumat (23/1/2026).
Ia menjelaskan, material longsor dari puncak Bukit Gunung Beser di wilayah Petungkriyono bergerak ke arah selatan, melebar hingga ke sisi barat, dan akhirnya menumpuk di lembah yang berada di bawah bukit tersebut.
Menurut Hadi, struktur tanah di bagian atas jalur masih berada dalam kondisi labil. Ditambah dengan curah hujan yang terus mengguyur kawasan pegunungan Petungkriyono, risiko longsor susulan dinilai masih sangat tinggi dan berbahaya bagi warga yang melintas di sekitar lokasi.
“Oleh karena itu, kami mengimbau tidak melintasi di jalur itu karena sangat rawan. Risiko longsor susulan masih cukup tinggi,” katanya.
Sementara itu, Komandan Koramil Petungkriyono, Kapten Suswantoro, menyatakan bahwa personel TNI bersama jajaran Kepolisian Sektor setempat telah melakukan pemantauan intensif di lokasi longsor, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.
Sebagai upaya mitigasi bencana longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan, dua keluarga yang tinggal di zona rawan bencana telah diungsikan sementara ke lokasi yang lebih aman. Aparat juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiagakan alat berat guna membersihkan sisa material tanah yang menutup akses jalan.
“Untuk korban jiwa dan kerugian material nihil. Akan tetapi, kami terus memonitor perkembangan longsor karena intensitasnya masih tinggi,” ujar Kapten Suswantoro, seraya menegaskan kesiapsiagaan aparat masih terus dilakukan seiring kondisi cuaca yang belum stabil di wilayah tersebut.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dito Ariotedjo Diperiksa KPK, Jelaskan Kunker Jokowi ke Arab Saudi
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Bantul Perketat Pencegahan TPPO Lewat Koordinasi Lintas Sektor
- Tangkap Ikan Pakai Getah Awali Sedekah Laut di Pantai Wediombo
- Bantul Prioritaskan 14 Titik Krusial Pascabencana Banjir Desember
- Serangan Jamur Embun Tepung, Rusak Produktivitas Melon Petani Ponjong
- Jadwal KRL Solo Jogja, Jumat 23 Januari 2026, Berangkat dari Palur
Advertisement
Advertisement



