Advertisement
Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Gunung Tidar, 1 Peziarah Meninggal
Wisatawan sedang ziarah di dalam kompleks Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang. (Antara)
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG—Bencana angin kencang yang melanda kawasan Gunung Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah, menimbulkan korban jiwa. Seorang peziarah dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa pohon, sementara empat peziarah lainnya mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa tersebut terjadi saat aktivitas ziarah berlangsung di kawasan wisata religi Gunung Tidar. Total terdapat lima peziarah yang menjadi korban akibat tumbangnya pohon di dua titik berbeda di area tersebut.
Advertisement
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Magelang, Larsita, menyampaikan satu korban meninggal dunia atas nama Sri Istantini (64), warga Meteseh, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.
“Yang satu, kebetulan korbannya meninggal dunia warga Meteseh, Tempuran sedang kita proses terkait dengan santunan asuransinya,” kata Larsita kepada wartawan di RSUD Tidar, Sabtu.
BACA JUGA
Berdasarkan laporan awal, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia setelah tertimpa pohon saat hendak turun dari puncak Gunung Tidar.
Larsita menegaskan Pemerintah Kota Magelang menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut dan berkomitmen memberikan dukungan kepada keluarga korban.
“Pemerintah Kota Magelang dalam rangka wujud simpati atas musibah yang terjadi. Meskipun musibah tidak bisa kita kehendaki, tapi inilah kenyataan alam yang menimpa pada saudara kita yang pengunjung dari Gunung Tidar. Insya Allah, kita upayakan untuk keluarga uang duka,” katanya.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari kepolisian, tim medis, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Gunung Tidar, korban meninggal tertimpa salah satu pohon saat berada di jalur turun dari puncak.
Selain lokasi tersebut, insiden serupa juga terjadi di titik kedua, yakni area parkiran bus atau bekas terminal lama di kompleks Gunung Tidar. Di lokasi ini, pohon pinus yang berada di belakang shelter roboh dan menimpa sebuah mobil pikap yang tengah terparkir, sekaligus mengenai empat orang peziarah.
Keempat peziarah tersebut masing-masing tiga orang berasal dari Jawa Timur dan satu orang dari Jawa Barat. Tiga peziarah asal Jawa Timur yakni Vivian Nadya Gisca, Salsa Putri Nur Amalina, dan Kamludin, yang merupakan warga Kapasan, Gadungan, Puncu, Kabupaten Kediri.
Sementara satu peziarah lainnya berasal dari Jawa Barat, yakni Mahfudin, warga Blok Cipanas, Argalingga, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.
Seluruh korban luka telah dievakuasi oleh petugas gabungan dan dibawa ke RSUD Tidar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Magelang memutuskan menutup sementara objek wisata Gunung Tidar. Penutupan ini dilakukan untuk kepentingan evaluasi dan pengamanan menyeluruh menyusul insiden lima peziarah tertimpa pohon akibat angin kencang di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kecelakaan Beruntun di Kediri, Sopir dan Kenek Bus Diperiksa Polisi
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



