Advertisement

Seluruh Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup Februari 2026

Indah Septiyaning Wardhani
Minggu, 25 Januari 2026 - 17:17 WIB
Sunartono
Seluruh Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup Februari 2026 Foto ilustrasi mendaki gunung, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT

Advertisement

Harianjogja.com, KARANGANYAR—Seluruh jalur pendakian Gunung Lawu ditutup sementara sepanjang Februari 2026. Langkah ini dilakukan untuk pemulihan jalur dan perbaikan fasilitas demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pendaki.

Kebijakan tertuang dalam Pengumuman Nomor P/500.13.1/11/2026, mencakup jalur pendakian melalui Cemoro Kandang, Cetho, Pringgodani, dan Taman Saraswati. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Hari Purnomo, menyatakan penutupan berlaku mulai Minggu (1/2/2026) hingga Sabtu (28/2/2026), hasil kesepakatan Pemkab Karanganyar dengan Perhutani setelah evaluasi kondisi jalur.

Advertisement

“Berdasarkan rapat bersama Perhutani, kami sepakat menutup sementara jalur pendakian Gunung Lawu. Hal ini dilakukan untuk menormalisasi jalur yang mengalami kerusakan,” jelas Hari, Minggu (25/1/2026).

Sejumlah jalur pendakian mengalami erosi akibat curah hujan tinggi beberapa waktu terakhir, bahkan beberapa titik berubah menjadi aliran air. Fasilitas pendukung seperti papan informasi, rambu keselamatan, dan penanda jalur juga mengalami kerusakan, sehingga berpotensi membahayakan pendaki.

Pemulihan jalur mencakup perbaikan lintasan, penguatan jalur dengan patok dan balok, pengurukan tanah di titik rawan longsor, serta pembersihan lingkungan sepanjang jalur. Rambu keselamatan dan papan informasi juga akan diperbarui.

Kegiatan ini melibatkan Disparpora, Perhutani, masyarakat sekitar, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), hingga relawan, sebagai bentuk gotong royong menjaga Gunung Lawu tetap lestari dan aman.

“Pemilihan Februari 2026 juga strategis karena jumlah pendaki relatif menurun, dan memasuki pertengahan hingga akhir bulan sudah memasuki Ramadan sehingga aktivitas pendakian biasanya tidak terlalu ramai. Momentum ini kami manfaatkan untuk perbaikan maksimal,” kata Hari.

Disparpora Karanganyar mengimbau masyarakat dan calon pendaki mematuhi kebijakan penutupan dan tidak memaksakan diri memasuki jalur yang ditutup. “Tujuan utama kebijakan ini adalah keselamatan pengunjung serta keberlanjutan kawasan wisata alam Gunung Lawu,” pungkas Hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Espos

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Menteri Bahlil Siapkan Regulasi Harga Pokok Minimum Timah

Menteri Bahlil Siapkan Regulasi Harga Pokok Minimum Timah

News
| Minggu, 25 Januari 2026, 17:57 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement