Pengesahan 724 Calon Warga PSHT Karanganyar Malam Ini Dikawal Ketat
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.
Bus rombongan pendaki Gunung Lawu mengalami kecelakaan di Ngargoyoso, Karanganyar. Polisi menduga rem bermasalah saat melintas jalur menurun. /Solopos-Indah Septiyanind Wardhani.
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Kecelakaan bus rombongan pendaki Gunung Lawu terjadi di jalur Karangpandan-Ngargoyoso, Karanganyar, Senin (22/6/2026) dini hari. Satlantas Polres Karanganyar menduga insiden tersebut dipicu gangguan pada sistem pengereman saat kendaraan melaju di jalan menurun dari kawasan Kemuning menuju Karangpandan.
Peristiwa itu melibatkan bus Sumber Berlian Jaya bernomor polisi B-7558-YN yang mengangkut puluhan pendaki usai mengikuti kegiatan pendakian Gunung Lawu. Kendaraan tersebut akhirnya menabrak sebuah bangunan rumah makan setelah pengemudi diduga kehilangan kendali.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Faham Rosyadi, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.40 WIB di Jalan Karangpandan–Ngargoyoso, tepatnya di depan Rumah Makan Mbak Ning, Dusun Drojo, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal yang diperoleh petugas, bus melaju dari arah Kemuning menuju Karangpandan sebelum mengalami masalah pada sistem pengereman.
“Dari keterangan saksi di TKP, bus melaju dari arah timur atau Kemuning menuju barat atau Karangpandan. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali karena rem tidak berfungsi dengan baik sehingga menabrak bangunan rumah makan,” kata Faham kepada Espos, Senin.
Bus tersebut diketahui membawa 55 penumpang serta dua kru yang baru menyelesaikan aktivitas pendakian di Gunung Lawu. Akibat kecelakaan itu, sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka, termasuk sopir dan kondektur.
Sebagian besar korban hanya mengalami luka ringan dan diperbolehkan menjalani rawat jalan setelah mendapatkan penanganan medis. Namun, dua penumpang lainnya masih harus menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit.
Meski tidak menimbulkan korban meninggal dunia, kecelakaan bus pendaki Gunung Lawu tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bagian depan kendaraan. Bangunan rumah makan yang menjadi lokasi tabrakan juga mengalami kerusakan akibat benturan keras.
Hingga kini, Satlantas Polres Karanganyar masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan difokuskan pada kondisi teknis kendaraan, terutama sistem pengereman yang diduga tidak berfungsi optimal saat melintasi jalur menurun.
Selain memeriksa kondisi bus, penyidik juga meminta keterangan dari pengemudi dan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian guna melengkapi proses penyelidikan.
Sementara itu, bangkai bus telah dievakuasi dari lokasi pada Senin siang. Polisi memastikan proses pendalaman terus berlangsung untuk mengungkap faktor penyebab kecelakaan bus pendaki Gunung Lawu di Ngargoyoso tersebut, termasuk kemungkinan adanya masalah teknis pada kendaraan sebelum perjalanan berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.
Aviary dome Gunungkidul di Giritirto baru 17%. Proyek ditargetkan rampung Desember 2026 dan seluruh kawasan diproyeksikan selesai 2029.
BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi awan cumulonimbus.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.