Pendaki Asal Colomadu Hilang di Jalur Mongkrang Lawu
Pendaki asal Colomadu dilaporkan hilang di jalur Bukit Mongkrang Gunung Lawu. Pencarian diperluas, jalur pendakian ditutup sementara.
Pencak silat - Freepik
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Polres Karanganyar menerapkan pengamanan berlapis menjelang pengesahan 724 calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Karanganyar Pusat Madiun yang digelar Sabtu (20/6/2026) malam. Salah satu langkah yang ditempuh adalah penyekatan di sejumlah titik perbatasan guna mengantisipasi kedatangan rombongan dari luar daerah serta menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Selain menyiagakan ratusan personel, aparat kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan barang bawaan yang melintas menuju lokasi kegiatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan potensi gangguan keamanan selama prosesi pengesahan berlangsung.
Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, menjelaskan bahwa penyekatan menjadi bagian dari skema pengamanan yang telah disusun untuk mengawal kegiatan pengesahan calon warga baru PSHT di Padepokan PSHT Cabang Karanganyar Pusat Madiun, Beningsari, Kelurahan Bejen, Kecamatan Karanganyar.
Menurutnya, petugas tidak hanya berjaga di lokasi acara, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang menuju kawasan pengesahan.
"Untuk mengantisipasi dan mengurangi rombongan dari luar daerah, kami akan melakukan penyekatan di perbatasan-perbatasan Karanganyar. Selain itu kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pengendara-pengendara yang akan melakukan kegiatan terkait apa yang dibawa dan kendaraannya. Mungkin ada yang membawa miras dan lain-lainnya," kata Wikan, Sabtu.
750 Personel Disiagakan di Jalur dan Lokasi Kegiatan
Guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, Polres Karanganyar mengerahkan sekitar 750 personel. Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari jalur menuju lokasi kegiatan, area padepokan, hingga pintu masuk wilayah Karanganyar yang berpotensi menjadi jalur kedatangan peserta maupun penggembira.
Wikan mengatakan penambahan personel dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan memperlancar pengaturan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
"Ada penambahan personel pengamanan dan titik-titik penjagaan. Untuk titik penjagaan sudah diploting oleh pimpinan dan anggota sudah memiliki tugas masing-masing dalam pengamanan jalur maupun lokasi kegiatan," ujarnya.
Tak hanya fokus pada malam pengesahan, kepolisian juga meningkatkan patroli rutin beberapa hari terakhir. Patroli dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak pidana maupun gangguan keamanan yang berkaitan dengan aktivitas kelompok tertentu menjelang pelaksanaan pengesahan.
"Kami sudah melaksanakan patroli setiap malam atas perintah Kapolres untuk mengantisipasi kejadian-kejadian tindak pidana yang berkaitan dengan kelompok-kelompok tertentu. Selain itu kami juga akan melakukan penindakan terhadap pelaku-pelaku yang melakukan tindakan anarkistis," tegasnya.
PSHT Larang Warga Datang ke Lokasi Pengesahan
Di sisi lain, Pengurus PSHT Cabang Karanganyar Pusat Madiun mengeluarkan instruksi kepada seluruh warga PSHT agar tidak mendatangi lokasi pengesahan. Organisasi meminta dukungan diberikan melalui doa dari rumah masing-masing demi menjaga ketertiban dan kelancaran acara.
Ketua PSHT Cabang Karanganyar Pusat Madiun, Sutarmo, menegaskan seluruh warga PSHT di tingkat ranting se-Cabang Karanganyar dilarang hadir maupun melakukan konvoi untuk menyambut calon warga baru.
"Menghadapi momentum sakral Malam Pengesahan Calon Warga Baru PSHT Tahun 2026, kami melarang keras seluruh warga PSHT di seluruh ranting se-Cabang Karanganyar untuk tidak hadir atau mendatangi lokasi pengesahan," kata Sutarmo.
Ia menambahkan bahwa penghormatan kepada calon warga baru tidak harus diwujudkan dengan kehadiran fisik di lokasi. Warga diminta tetap menjaga nama baik organisasi dengan menunjukkan sikap tertib dan menaati aturan yang berlaku.
"Jadilah pelopor kedamaian dan ketertiban di masyarakat sesuai ajaran luhur PSHT, Memayu Hayuning Bawana," ujarnya.
Dukungan Cukup dari Rumah, Pelanggar Akan Ditindak
Wakil Ketua PSHT Cabang Karanganyar Pusat Madiun, Suwarso, juga mengimbau warga yang ingin mengayubagyo atau memberikan dukungan kepada calon warga baru cukup melakukannya dari rumah masing-masing.
"Cukup mendoakan dari rumah masing-masing. Tidak perlu hadir ke lokasi pengesahan," katanya.
Menurut Suwarso, pendamping calon warga yang bertugas mengantar peserta ke lokasi diwajibkan menggunakan kendaraan tertutup. Sementara pengguna sepeda motor harus mengenakan helm, membawa surat izin mengemudi (SIM), tidak menggunakan knalpot brong, dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas.
Pada pengesahan tahun ini, sebanyak 724 calon warga baru akan resmi menjadi warga PSHT. Untuk mendukung pengamanan internal, organisasi juga menyiapkan 661 personel Pengamanan Terate (Pamter) yang bertugas membantu pengawasan selama kegiatan berlangsung.
Pamter akan mengawasi anggota yang nekat datang ke lokasi tanpa kepentingan maupun melakukan pelanggaran lalu lintas. Pengurus PSHT juga telah berkoordinasi dengan kepolisian guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tidak mengganggu masyarakat.
"Dari hasil koordinasi dengan kepolisian, cabang dan ranting, bagi saudara yang nekat menggunakan knalpot brong dan melanggar aturan lalu lintas akan ditindak tegas," kata Suwarso.
Dengan dukungan 750 personel kepolisian serta 661 personel Pamter, pengamanan pengesahan 724 calon warga baru PSHT Karanganyar tahun 2026 difokuskan pada pengendalian arus kedatangan peserta, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta pencegahan gangguan keamanan di sekitar lokasi kegiatan maupun jalur perbatasan Kabupaten Karanganyar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendaki asal Colomadu dilaporkan hilang di jalur Bukit Mongkrang Gunung Lawu. Pencarian diperluas, jalur pendakian ditutup sementara.
Pemadaman listrik di Indonesia disorot UGM, diduga akibat pasokan batu bara dan lemahnya implementasi DMO PLN.
Seskab Teddy Indra Wijaya dan BNN bahas pencegahan narkoba, termasuk ancaman vape dan penguatan edukasi generasi muda.
Pembukaan Selat Hormuz bantu turunkan biaya energi, tapi industri tekstil Indonesia masih dibebani impor, gas mahal, dan utilisasi rendah.
PBNU siapkan Munas dan Konbes NU 2026 di Kediri, bahas isu keagamaan, organisasi, hingga persiapan muktamar.
Warga Padukuhan Banyu di Gunungkidul masih kesulitan air bersih meski ada sumur bor dan Spamdes, terutama saat musim kemarau.