Advertisement
Program Ketahanan Pangan Lapas Semarang Penuhi Kebutuhan Dapur
Ilustrasi Lapas. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Program ketahanan pangan di Lapas Semarang, Jawa Tengah, berhasil menyediakan sebagian bahan baku dapur lembaga, termasuk sayuran dan telur dari 200 ayam petelur yang dipelihara warga binaan.
Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari, mengatakan hasil panen langsung dialokasikan ke dapur lapas. Meski begitu, produksi saat ini belum mampu memenuhi keseluruhan kebutuhan dapur.
Advertisement
“Hasil panen langsung dilarikan ke dapur lapas, itu pun belum mampu memenuhi keseluruhan kebutuhan,” ujar Ahmad Tohari, Minggu (25/1/2026).
Terdapat ketentuan yang mewajibkan bagian dapur untuk menerima hasil panen dari program ketahanan pangan di lapas maupun rutan. Program ini tidak hanya menanam berbagai jenis sayuran, tetapi juga memelihara sekitar 200 ekor ayam petelur. Telur yang dihasilkan dari ayam tersebut, yang mulai dipelihara dua bulan terakhir, digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan dapur lapas.
BACA JUGA
“Sementara ini untuk memenuhi kebutuhan dapur lapas, itu pun masih kurang,” tambah Ahmad.
Program ketahanan pangan memanfaatkan lahan kosong di dalam lapas, termasuk area branggang, yaitu zona antara blok hunian dan tembok lapas yang sebelumnya berupa tanah kosong.
Selain berfungsi untuk memenuhi kebutuhan dapur, program ini juga menjadi sarana pembinaan warga binaan di bidang pertanian dan peternakan. Ahmad menekankan keterampilan yang diperoleh warga binaan bisa menjadi bekal mereka untuk berwirausaha setelah bebas.
“Sehingga nanti setelah bebas bisa menjadi bekal untuk berwirausaha,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pelajar SMAN 5 Bandung Meninggal Diduga Tawuran di Cihampelas
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Sinergi TNI-Warga Srimulyo Bantul Sukses Bangun Jalan 541 Meter
- Pemkot Jogja Siapkan Penataan Fasad Toko di Malioboro
- Dana Desa Menyusut, DPRD DIY Soroti Dampak pada Program Kalurahan
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
Advertisement
Advertisement







