Advertisement
Truk Kontainer Tabrak Pohon di Prambanan Klaten
Truk kontainer menabrak pohon mangga sempat sebabkan arus lalu lintas jalan Jogja-Solo di Ngangkruk, Desa Geneng, Kecamatan Prambanan, Rabu (11/3 - 2026). (Istimewa)
Advertisement
Harianjogja.com, KLATEN— Kemacetan panjang terjadi di Jalan Solo–Jogja, tepatnya di Dukuh Ngangkruk, Desa Geneng, Kecamatan Prambanan, Klaten, Rabu (11/3/2026). Arus kendaraan tersendat setelah sebuah truk kontainer menabrak pohon mangga hingga roboh dan melintang di badan jalan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB ketika truk kontainer bernomor polisi H 1757 BR yang dikemudikan Masyudi, 35, warga Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, mengalami ban kempis di sisi kiri kendaraan saat melintas di jalur utama Solo–Yogyakarta.
Advertisement
Saat berusaha menepi, bagian bak kontainer truk justru menyenggol pohon mangga yang berada di tepi jalan hingga pohon tersebut tumbang dan menutup sebagian badan jalan. Kondisi ini langsung memicu antrean kendaraan dari dua arah.
Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan pihaknya mengetahui kejadian tersebut saat melakukan patroli rutin di kawasan jalur Joglo dan mendapati kemacetan kendaraan yang cukup panjang.
BACA JUGA
“Pada saat patroli di jalur Joglo terlihat ada kemacetan panjang. Setelah dicek, ternyata ada truk kontainer yang menabrak pohon mangga sehingga sempat menyebabkan kemacetan,” ujar Nyoto dalam keterangan tertulis.
Setelah menerima laporan tersebut, petugas kepolisian bersama personel lalu lintas dari Pos M11 Prambanan segera melakukan penanganan di lokasi kejadian. Proses evakuasi juga melibatkan relawan Forum Komunikasi Prambanan (Forkap) serta warga sekitar.
Petugas kemudian memotong batang pohon mangga yang roboh agar tidak lagi menghalangi jalur kendaraan.
Selain pohon tumbang, petugas juga menemukan kabel internet yang melintang di badan jalan sehingga semakin menghambat arus lalu lintas dari dua arah. Untuk mengatasi hal tersebut, polisi berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Tadi juga sempat ada kabel internet yang menghalangi jalan raya Joglo dua arah. Kami juga memanggil petugas PLN untuk menaikkan kabel sehingga lalu lintas kembali lancar,” kata Nyoto.
Setelah proses evakuasi selesai, arus kendaraan di jalur Solo–Jogja berangsur normal. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
Ketua relawan Forkap Kecamatan Prambanan, Rusmiyanto alias Aris, mengatakan pihaknya segera datang ke lokasi untuk membantu proses evakuasi setelah menerima permintaan bantuan dari Kapolsek Prambanan.
Sementara itu, petugas kepolisian menduga insiden tersebut dipicu oleh kondisi pengemudi yang kelelahan sehingga konsentrasi menurun saat mengemudikan kendaraan. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari penanganan dan evaluasi petugas terkait keselamatan berkendara di jalur padat Solo–Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
Advertisement
Advertisement







