Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Arus mudik kendaraan di jalur pantura Pekalongan hingga Kabupaten Batang, Jawa Tengah. ANTARA/Kutnadi
Harianjogja.com, BATANG—Lonjakan pemudik arus balik diprediksi memicu kepadatan di sejumlah titik istirahat, sehingga jalur alternatif untuk rehat mulai disiapkan di Batang, Jawa Tengah. Pengendara yang tidak kebagian tempat di rest area utama akan diarahkan ke lokasi cadangan agar perjalanan tetap aman dan terkendali.
Di Batang, Jawa Tengah, kepolisian menyiapkan opsi tambahan berupa rest area di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan. Langkah ini difokuskan pada periode puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 23 Maret hingga 25 Maret 2026.
Kapolres Batang AKBP Veronika menyebutkan kesiapan fasilitas peristirahatan sudah dirancang matang, termasuk skenario cadangan di kawasan industri tersebut.
"Kami memastikan fasilitas peristirahatan sudah disiapkan dengan matang termasuk opsi cadangan di Kawasan Industri Terpadu untuk pemudik arus balik," kata Veronika di Batang, Minggu (22/3/2026).
Skema Pengalihan Saat Rest Area Penuh
Kepadatan diprediksi terjadi di sejumlah titik favorit pemudik, seperti di KM 379 dan KM 360. Ketika kapasitas di dua lokasi tersebut tidak mencukupi, kendaraan akan dialihkan ke rest area di KEK Batang.
"Tidak hanya di KM 379 atau 360 saja, nantinya ketika penuh pengendara akan diarahkan menuju rest area KEK Batang. Jadi yang ingin melepas lelah, rehat sejenak, jika kedua rest area tersebut penuh maka bisa menuju rest area KEK Batang," katanya.
Selain itu, opsi cadangan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) juga disiapkan sebagai langkah antisipasi tambahan jika lonjakan kendaraan semakin meningkat.
Pemudik Diminta Waspadai Kelelahan
Selain pengaturan lalu lintas, kepolisian juga menyoroti faktor keselamatan selama perjalanan arus balik. Kondisi fisik pengemudi dan kendaraan menjadi perhatian utama untuk mencegah risiko kecelakaan.
Menurut Veronika, kelelahan masih menjadi penyebab yang sering diabaikan, terutama di jalur tol dengan jarak tempuh panjang. Oleh karena itu, pemudik yang melintas di jalur tol maupun di pantura di Batang diimbau untuk menjaga kesehatan dan beristirahat setelah berkendara beberapa jam.
"Apabila waktu istirahat sudah cukup, silakan melanjutkan perjalanan kembali dan semoga selamat sampai tujuan," katanya.
Langkah antisipasi ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan sekaligus menjaga keselamatan pemudik selama periode arus balik Lebaran di wilayah Batang dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.