PHK Industri Tak Hanya Dipicu Harga Gas, Ini Penjelasan Said Iqbal
Said Iqbal menegaskan PHK industri tidak hanya dipicu harga gas, tetapi juga konflik global, daya beli melemah, dan relokasi investasi.
Bus Damri rute Bogor-Jogja ditahan di Terminal Tirtonadi Solo karena tak bawa dokumen. Penumpang dipindahkan, kunci disita polisi. Cek infonya. /Espos.
Harianjogja.com, SOLO—Ketegasan dalam menjamin keselamatan penumpang pada masa arus balik Lebaran 2026 ditunjukkan petugas gabungan di Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo.
Satu unit bus antarkota milik perusahaan pelat merah, Damri, terpaksa dihentikan operasionalnya setelah kedapatan tidak mengantongi satu pun dokumen kendaraan maupun bukti kelaikan jalan pada Rabu (25/3/2026).
Kepala Divisi Pengawasan dan Pengendalian Terminal Tirtonadi, Sunardi, mengungkapkan bahwa bus berpelat nomor B 7877 TGB tersebut terjaring prosedur inspeksi keselamatan atau ramp check rutin. Hasil pemeriksaan menunjukkan pengemudi hanya membawa SIM, tanpa disertai STNK, buku uji (kir), maupun izin trayek resmi.
"Hari ini ada satu unit bus Damri yang masuk ke Tirtonadi. Teman-teman di lapangan selalu saya imbau untuk mengecek kelaikan bus [ramp check]. Ternyata, bus ini tidak dibekali surat-surat sama sekali," urai Sunardi, Rabu.
Bus tersebut diketahui sedang menempuh perjalanan jauh dari Bogor menuju Yogyakarta dengan membawa empat orang penumpang. Guna memastikan pemudik tidak telantar, pihak pengelola terminal mewajibkan kru bus memberikan uang ganti transportasi agar penumpang dapat melanjutkan sisa perjalanan menggunakan armada lain.
Sunardi menegaskan bahwa pelanggaran dokumen kelaikan jalan merupakan hal berat yang tidak bisa ditoleransi demi menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.
Penanganan kasus ini kini telah dikoordinasikan dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo. Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Solo, AKP Surawan Nurjaya, memastikan armada tersebut dilarang keras melanjutkan perjalanan hingga pihak manajemen mampu menunjukkan dokumen asli.
"Mobilnya kami titipkan parkir di terminal, namun untuk kunci kontaknya kami tahan dan kami bawa ke Satlantas Polresta Solo," papar AKP Surawan terkait tindakan penyitaan kunci bus.
Temuan ini menjadi kasus pertama pelanggaran dokumen berat selama periode pengawasan arus balik Lebaran 2026 di Terminal Tirtonadi.
Petugas mengimbau seluruh operator bus untuk memastikan setiap armada yang beroperasi dalam kondisi laik jalan dan dilengkapi surat-surat resmi. Langkah preventif ini diambil murni untuk menjamin keamanan masyarakat yang tengah melakukan perjalanan balik menuju kota asal masing-masing agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Said Iqbal menegaskan PHK industri tidak hanya dipicu harga gas, tetapi juga konflik global, daya beli melemah, dan relokasi investasi.
Program Makan Bergizi Gratis dipastikan terus berjalan. Hashim tegaskan komitmen Prabowo dan soroti pentingnya pengawasan.
Wali Kota Solo Respati Ardi dilaporkan ke Kejari terkait baliho ultah Jokowi. Ia hormati proses hukum dan siap mengikuti aturan.
IFBC 2026 Jogja resmi dibuka di JEC, hadirkan ratusan peluang usaha dan dorong UMKM bersaing di pasar global.
KPK dalami pengakuan Menhut soal amplop dari Bupati Kuansing. Diduga terkait izin kawasan hutan dan gratifikasi.
Teh hijau usai makan malam bantu turunkan kolesterol LDL. Kaya katekin dan antioksidan, tapi bukan solusi instan.