Advertisement

Dua Hari Dicari, Tubuh Bocah Ditemukan di Siphon Irigasi

Indah Septiyaning Wardani
Selasa, 31 Maret 2026 - 16:27 WIB
Abdul Hamied Razak
Dua Hari Dicari, Tubuh Bocah Ditemukan di Siphon Irigasi Jasad korban dibawa ke RSUD Karanganyar untuk dilakukan visum pada Selasa (31/3 - 2026). (Istimewa)

Advertisement

Harianjogja.com, KARANGANYAR— Pencarian bocah Faiz Khairul Nizam, 8, warga Dukuh Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (31/3/2026) siang di saluran irigasi Dam Colo, tepatnya di wilayah Siphon Malangsari.

Jenazah ditemukan sekitar pukul 12.17 WIB, berjarak kurang lebih 3,1 kilometer dari lokasi terakhir korban terlihat. Tim gabungan langsung melakukan evakuasi sekitar pukul 12.25 WIB sebelum korban dibawa ke RSUD Kabupaten Karanganyar.

Advertisement

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno, menjelaskan pencarian pada hari kedua melibatkan empat Search and Rescue Unit (SRU) setelah upaya hari pertama belum membuahkan hasil.

“Pencarian pada hari kedua dengan mengerahkan empat SRU, setelah pencarian hari pertama nihil. Hari ini tim menyisir area permukiman, persawahan, aliran irigasi Colo Timur, serta melakukan pembongkaran tumpukan sampah di sejumlah siphon,” kata Hendro.

Tim SAR gabungan menyisir berbagai titik yang berpotensi menjadi jalur pergerakan korban, termasuk aliran irigasi yang terhubung dengan lokasi awal hilangnya bocah tersebut. Upaya intensif itu akhirnya mengarah pada penemuan korban di Siphon Malangsari.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh personel yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut dikembalikan ke satuan masing-masing.

Peristiwa ini bermula saat nenek korban terbangun pada Minggu (29/3/2026) dini hari dan mendapati cucunya tidak berada di dalam rumah. Pintu rumah diketahui dalam kondisi terbuka.

Warga setempat sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar desa, namun tidak menemukan keberadaan korban. Dari keterangan saksi, korban terakhir terlihat sekitar pukul 02.30 WIB bermain air dan tanah di perempatan desa.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) juga memperlihatkan korban berjalan ke arah timur menuju sungai yang berjarak sekitar 280 meter dari permukiman warga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : espos.id

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Antrean Truk di Bakauheni Mulai Cair Usai Lonjakan Pasca Lebaran

Antrean Truk di Bakauheni Mulai Cair Usai Lonjakan Pasca Lebaran

News
| Selasa, 31 Maret 2026, 18:47 WIB

Advertisement

Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya

Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya

Wisata
| Selasa, 31 Maret 2026, 09:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement