Detik-detik Kebakaran Tebet Tewaskan 4 Orang, Ini Kesaksian Warga
Kebakaran rumah dua lantai di Tebet, Jakarta Selatan, menewaskan empat orang. Warga mengungkap dugaan awal api dan proses evakuasi.
Foto ilustrasi banjir bandang, dibuat menggunakan Artifical Intelligence - Freepik
Harianjogja.com, SEMARANG—Ribuan warga terdampak banjir di Kabupaten Demak kini bertahan di pengungsian dengan kebutuhan dasar yang terus dijaga agar tetap terpenuhi, mulai dari makanan hingga layanan kesehatan.
Kondisi ini terlihat saat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung pengungsian di Kantor Kecamatan Guntur di Kabupaten Demak, Sabtu, di tengah situasi banjir yang masih berdampak luas.
Ia menegaskan penanganan tidak hanya berfokus pada evakuasi, tetapi juga memastikan layanan dasar warga tetap berjalan tanpa terputus.
“Prinsipnya layanan dasar kepada masyarakat terdampak harus terpenuhi, mulai sekolah, kesehatan, bahan pokok, makanan, dan lain sebagainya tidak boleh ketinggalan,” ujar Ahmad Luthfi.
Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian
Di lokasi pengungsian di Kecamatan Guntur, warga menempati ruang utama gedung dengan kondisi seadanya. Sebagian beristirahat di atas alas darurat, sementara lainnya memilih duduk di teras sambil menunggu kondisi rumah mereka membaik.
Banjir yang dipicu jebolnya tanggul Sungai Tuntang pada Jumat (3/4) itu berdampak pada delapan desa di empat kecamatan, yakni di Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung.
Jumlah pengungsi tercatat mencapai 2.839 jiwa.
Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi juga berdialog langsung dengan warga dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para pengungsi.
Total bantuan yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencapai Rp236.985.411, yang bersumber dari berbagai instansi, antara lain BPBD Jateng, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, serta PMI Jateng.
Air Datang Cepat Warga Dievakuasi
Salah satu warga terdampak, Musri'ah, mengungkapkan banjir datang secara tiba-tiba saat tanggul tidak lagi mampu menahan arus.
Ia menyebut peristiwa terjadi pada Jumat (3/4) sekitar pukul 10.00 WIB saat dirinya berada di rumah.
“Kejadiannya Jumat sekitar pukul 10.00 WIB, saya di rumah. Tiba-tiba airnya mengalir deras sekali dari tanggul, lama-lama jebol,” katanya.
Menjelang sore, ketinggian air terus meningkat hingga mencapai dada orang dewasa. Warga pun akhirnya dievakuasi menggunakan perahu setelah waktu Ashar.
Penanganan Diminta Menyeluruh
Usai meninjau lokasi, Gubernur Jawa Tengah langsung menggelar rapat terbatas bersama Bupati Demak Eisti’anah dan jajaran terkait.
Ia menegaskan penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyeluruh dari hulu hingga hilir agar masalah tidak terus berulang.
“Kita mengatasi banjir ini tidak bisa parsial. Dari hulu sampai hilir itu harus dituntaskan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran rumah dua lantai di Tebet, Jakarta Selatan, menewaskan empat orang. Warga mengungkap dugaan awal api dan proses evakuasi.
Timnas voli putri Indonesia kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026. Ini kekalahan pertama Garuda Pertiwi dari tiga laga. Simak jalannya pertandingan. (
Mahasiswa Unsoed menggelar aksi dan mendesak reformasi kampus setelah kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru.
BPS mencatat 59,6 persen pekerja Indonesia yang bekerja ke luar negeri dalam lima tahun terakhir berpendidikan SMA ke bawah.
HP modern umumnya aman dicas dengan charger laptop USB-C 65W atau 100W. Simak cara kerja USB-PD dan tips memilih charger yang aman.
Tradisi Maulid Nabi di Indonesia hadir dalam beragam bentuk, mulai dari Sekaten, Walimah, Baayun Maulid hingga Kirab Ampyang.