Advertisement

Tunggakan Stadion Manahan Membengkak, Persis Janji Lunas

Kurniawan
Selasa, 14 April 2026 - 18:27 WIB
Sunartono
Tunggakan Stadion Manahan Membengkak, Persis Janji Lunas Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah. / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO— Tunggakan sewa Stadion Manahan oleh klub Persis Solo mencapai Rp1,5 miliar dan menjadi sorotan setelah tercatat sebagai piutang terbesar milik Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Solo hingga akhir 2025.

Kepala Dispora Solo, Rini Kusumandari, mengonfirmasi nilai tunggakan tersebut telah berlangsung sejak Desember 2024. “Jadi total piutang kami adalah Rp2 miliar pada posisi Desember 2025, salah satunya adalah Persis sekitar Rp1,5 miliar sejak Desember 2024,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Advertisement

Memasuki 2026, Dispora mencatat sudah ada pemasukan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) untuk pembayaran tagihan tahun 2025. Pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan manajemen Persis Solo terkait penyelesaian kewajiban tersebut.

“Posisi Januari sampai sekarang sudah ada pemasukan di RKUD untuk pembayaran tagihan tahun 2025. Kami sudah komunikasi lisan dan bersurat dengan Persis,” terang Rini.

Dari komunikasi tersebut, Dispora mendapatkan komitmen dari manajemen Persis untuk segera melunasi tunggakan. Pemerintah daerah pun optimistis pembayaran dapat diselesaikan dalam tahun ini.

“Mereka berkomitmen segera menyelesaikan kewajibannya. Ya optimistis saja semoga tahun ini bisa terselesaikan,” katanya.

Sebelumnya, tunggakan sewa Stadion Manahan disebut mencapai kisaran Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar untuk periode 2024 hingga 2025. Kondisi ini turut menjadi perhatian kalangan DPRD Solo yang mendesak penagihan segera dilakukan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Solo, Honda Hendarto, menilai pembayaran tunggakan penting untuk mendukung pembenahan fasilitas stadion, termasuk kondisi lapangan yang kerap dikeluhkan saat hujan.

Selain itu, DPRD juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil pendapatan untuk lebih aktif menagih tunggakan dari wajib pajak, mengingat kondisi APBD Solo 2026 yang terbatas akibat pemangkasan dana transfer pusat ke daerah.

Dana dari pajak dan retribusi tersebut dinilai krusial untuk mendukung pembangunan kota, termasuk peningkatan fasilitas olahraga yang menjadi kebanggaan warga Solo.

Sebagai salah satu ikon olahraga di Kota Solo, Stadion Manahan memiliki sejarah panjang. Stadion ini dibangun pada akhir 1980-an dan diresmikan pada 1998, kemudian menjadi markas utama Persis Solo. Dalam perjalanannya, stadion ini sempat direnovasi besar-besaran pada 2018 hingga 2020 dengan standar internasional, termasuk peningkatan kapasitas, kualitas rumput, hingga fasilitas penunjang bagi pemain dan penonton.

Dana dari pajak dan retribusi tersebut dinilai krusial untuk mendukung pembangunan kota, termasuk peningkatan fasilitas olahraga yang menjadi kebanggaan warga Solo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Polemik Tempo, NasDem DIY Bantah Isi Laporan dan Tegaskan Sikap

Polemik Tempo, NasDem DIY Bantah Isi Laporan dan Tegaskan Sikap

News
| Rabu, 15 April 2026, 00:17 WIB

Advertisement

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket

Wisata
| Selasa, 14 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement