Angin Kencang Klaten Rusak Puluhan Bangunan, 3 Luka
Angin kencang Klaten Rabu sore merusak rumah dan kios, 3 orang luka ringan, 20 motor terdampak parkiran roboh di Prambanan.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KLATEN—Peristiwa penganiayaan diduga dilakukan debt collector (DC) di dekat exit tol Prambanan, Kecamatan Jogonalan, menjadi viral setelah video seorang pria berlumur darah menyebar luas di media sosial.
Kasatreskrim Polres Klaten AKP Taufik Frida Mustofa membantah narasi pembacokan debt collector (DC) dan mengkonfirmasi bahwa korban memang mengalami luka akibat benda tumpul di kepala dan punggung.
"Memang kami menerima laporan dugaan terkait dengan penganiayaan. Ada laki-laki yang mengalami luka pada bagian kepala dan ada bagian luka di bagian punggung," kata Taufik saat ditemui di Pemkab Klaten, Kamis (23/4/2026).
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (21/4/2026) memicu spekulasi perselisihan warga komunitas anti riba dengan kelompok diduga DC atau mata elang di kawasn warung sate Jalan Raya Jogja-Solo.
"Riil tidak ada pembacokan. Jadi peristiwa ini penganiayaan," tegas Taufik menyanggah klaim senjata tajam dari unggahan Instagram dan Facebook.
Tim Satreskrim Polres Klaten telah mengggali kronologi lewat CCTV, keterangan empat saksi, dan visum korban untuk identifikasi pelaku.
"Kami sisir CCTV untuk mengambil kronologi secara utuh bagaimana peristiwa itu terjadi. Kemudian kami juga mengambil keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi. Kemudian kita juga melakukan penyelidikan terkait dengan sebab bisa terjadi kejadian tersebut," papar Taufik.
Dugaan sementara perselisihan dua warga dengan kelompok DC memicu keributan tanpa senjata tajam. Kapolres Klaten AKBP Moh Faruk Rozi optimistis pengungkapan pelaku dalam waktu dekat melalui pendalaman Satreskrim.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa mengungkap siapa pelakunya," jelasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat hindari provokasi sweeping yang justru ricuh hukum. "Masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, termasuk ajakan untuk melakukan sweeping. Ia menegaskan tindakan tersebut justru dapat berujung pada konsekuensi hukum," tegasnya.
Kasus viral exit tol Prambanan ini jadi pelajaran literasi digital kontra hoaks kekerasan. Video manipulatif sebar narasi DC bacok warga padahal fakta penganiayaan benda tumpul tanpa senjata tajam. Polres Klaten prioritaskan kebenaran CCTV saksi visum ketimbang opini medsos yang memicu sweeping berbahaya di Jogonalan Klaten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.