Tragis! Dua Bocah Kakak Adik Tewas Terlindas Truk di Ngawi
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Dua unit mobil derek memgevakuasi bus yang terguling di Jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di barat SPBU Lemahbang, Sragen, Minggu (31/12/2023) petang. /Solopos-Tri Rahayu.
Harianjogja.com, SRAGEN–Bus Sumber Selamat berpelat nomor W 7512 UP terguling di Jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di sebelah barat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lemahbang, Dukuh Jambu,Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Minggu (31/12/2023) pukul 16.55 WIB. Belasan penumpang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dan RS Ibnu Sina Sragen.
Hingga pukul 18.00 WIB, bodi bus masih proses dievakuasi menggunakan dua unit mobil derek. Proses evakuasi bus mengakibatkan kemacetan di Jalan Sragen-Ngawi yang cukup panjang. Evakuasi membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Pukul 18.10 WIB, bus yang terguling berhasil dievakuasi. Selama proses evakuasi menjadi tontonan puluhan orang.
BACA JUGA : Bus Sumber Selamat Terguling di Fly Over Janti Jogja
Belasan penumpang dievakuasi menggunakan ambulans dari PSC 119 Sukowati dan ambulans PMI Sragen. Pengemudi bus Sumber Selamat, Fery Nurmala, 32, warga Purwodadi, saat ditemui wartawan menyampaikan awalnya bus melaju dari arah Sragen ke Ngawi dengan tujuan Surabaya. Sesampainya di lokasi kejadian tiba-tiba bus selip sehingga bus memutar ke arah barat kemudian keluar dari badan jalan dan terguling.
“Alhamdulillah semua selamat, tidak ada korban meninggal dunia. Saat itu kecepatan saya tidak kencang, sekitar 60-70 km per jam. Di depannya tadi tidak ada kendaraan apa-apa. Tiba-tiba ban selip akhirnya tergelincir memutar dan terguling,” ujar Fery.
Dia mengaku membawa penumpang sebanyak 30-40 orang. Dia mengatakan para penumpang mengalami luka-luka saja dan semua selamat.
Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, Udayanti Proborini, melalui Sekretaris PSC 119 Sukowati Nengah Adnyana Oka Manuaba menerangkan ada 12 penumpang bus yang mengalami luka-luka.
Korban mengalami luka sobek pada daun telinga sebelah kanan. Selain itu, ada yang mengeluh pusing, luka sobek pada dahi, hematom pada kepala bagian kiri, nyeri bahu tangan kanan. Dia melanjutkan ada pula yang shock, mengalami sesak napas, nyeri dada, patah tertutup lengan tangan kanan, dan seterusnya.
“Awalnya kami mendapat informasi dari anggota polisi tentang adanya bus terguling di Kebonromo yang banyak korban membutuhkan penanganan medis dan ambulans. Menindaklanjuti informasi itu, kami langsung berkoordinasi dengan PMI Sragen untuk merespons kejadian kecelakaan itu. Sesampainya di lokasi, empat korban dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Ngrampal, dua korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Sragen dan satu korban dievakuasi menggunakan ambulans PSC 119 Sukowati,” ucapnya.
Dia menerangkan ketujuh korban dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk mendapatkan penanganan medis. Selanjutnya ketiga ambulans kembali ke lokasi untuk penyisiran.
“Ternyata masih ada empat korban yang dievakuasi menggunakan ambulans Puskeksmas Gesi yang kebetulan sedang pengamanan Nataru di exit tol Sragen Timur. Kemudian satu korban dievakuasi ke menggunakan mobil pribadi. Kelima korban dibawa ke IGD RS Saras Ibnu Sina Sragen untuk penanganan lanjutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.
Donald Trump menyebut kesepakatan damai Amerika Serikat dan Iran hampir selesai, termasuk pembukaan Selat Hormuz dan pencabutan sanksi.
Dinas Rahasia AS memastikan pelaku penembakan di dekat Gedung Putih tewas setelah baku tembak dengan agen keamanan. Donald Trump dilaporkan aman.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, AS. FBI dan Dinas Rahasia menangani insiden yang melukai dua orang.