Sapi Jumbo 1,2 Ton Asal Boyolali Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Bangunan warung yang rusak diterjang angin kencang di jalan Kujon-Karangwuni, Kecamatan Ceper, Klaten, Rabu (3/1/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, KLATEN—BPBD Klaten mendata dampak kerusakan akibat angin ribut pada Rabu (3/1/2024) siang. Angin ribut itu tercatat merusak sejumlah bangunan, pohon tumbang, hingga reklame ambruk yang tersebar di 14 kecamatan.
BPBD Klaten masih terus menulusuri lokasi serta melakukan asesmen kerusakan sesuai laporan tersebut.
Diketahui, angin kencang terjadi pada Rabu di 14 kecamatan, yakni Juwiring, Karangdowo, Wonosari, Pedan, Ceper, Cawas, Bayat, Klaten Tengah, Klaten Utara, Kalikotes, Ngawen, Klaten Selatan, Prambanan, dan Jogonalan.
“Wilayah terdampak sekitar 14 kecamatan dengan berbagai kriteria. Saat ini tim BPBD masih menyisir lokasi kejadian dan melakukan asesmen kerusakan. Sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa,” kata Sekretaris BPBD Klaten, Nur Tjahjono Suharto, Rabu.
Di wilayah Kecamatan Ceper, Klaten, Nur Tjahjono menjelaskan ada sekitar 30 warung di sepanjang ruas jalan Kujon-Karangwuni yang mengalami kerusakan akibat angin ribut. Kerusakan warung masuk kategori sedang dengan kondisi bangunan warung semipermanen.
“Saat kejadian tidak ada pembeli dan pedagang bisa menyelamatkan diri. Saat ini pedagang sedang membersihkan warung dan mengangkut barang-barang yang masih bisa digunakan,” jelas dia.
BACA JUGA: Angin Kencang Musim Peralihan Banyak Pohon Tumbang, BPBD Bantul: Masyarakat Harus Bersiap
Sementara itu, satu bangunan joglo atau pendopo milik warga Dukuh Jatirejo, Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, juga dilaporkan ambruk. Pendopo berukuran 9 meter x 12 meter itu rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang. “Bagian garasi rumah juga tertimpa pohon nangka,” kata pemilik bangunan, Aris.
Aris menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. “Kebetulan saya sedang rehab rumah. Biasanya joglo saat siang itu untuk istirahat tenaga dan tukang. Saat kejadian, tenaga dan tukang berada di musala,” jelas Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.