Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, WONOGIRI—Seorang petani ikan keramba tenggelam di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM), Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, sejak Senin (5/2/2024) sore. Sukarelawan masih berupaya mencari keberadaan petani ikan tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Mudrik Alfan Harahap mengatakan korban hilang yang diduga tenggelam itu warga Dusun Sendang, Gumiwang Lor, Wuryantoro, Isman Pramono, 25. Isman merupakan petani pengelola keramba ikan nila di WGM.
Korban setiap hari bekerja di keramba saat pagi dan sore untuk memberi makan ikan dan merawat jaring keramba. Pada Senin, Isman yang berangkat ke keramba menggunakan perahu sejak pagi, tidak kunjung pulang hingga petang. Keluarga berusaha menghubungi, tetapi nomornya sudah tidak aktif. Diketahui, kali terakhir korban terlihat pada pukul 09.00 WIB.
Mengetahui Isman tidak kunjung pulang, pihak keluarga korban kemudian mengecek ke keramba ikan di WGM. Di sana didapati perahu dan barang-barang milik pemuda itu. Namun, Isman tidak berada di tempat.
Atas kondisi itu, keluarga Isman melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah desa dan kepolisian. Polisi segera menindaklanjuti dan melakukan pencarian bersama personel gabungan SAR, PMI, TNI/Polri, dan warga.
”Pencarian dilakukan pada Senin malam. Pada pukul 23.30 WIB, korban belum ditemukan dan pencarian dihentikan sementara, dilanjutkan hari ini [Selasa],” kata Alfan.
Dia melanjutkan, pada Selasa dini hari tim pencarian mendapatkan tambahan personel dari Badan SAR Nasional (Basarnas). Basarnas diterjunkan pada pencarian itu lantaran membutuhkan tenaga ahli pencari andal di perairan. Proses pencarian korban kembali dimulai pada Selasa pukul 06.00 WIB.
“Sampai saat ini [08.00] WIB, belum ada kabar korban sudah ditemukan. Ini masih proses pencarian,” ujar dia.
Kepala Seksi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, juga menyampaikan korban diduga tenggelam di perairan WGM masih dalam proses pencarian. Tim gabungan tengah berusaha mencari di sekitar keramba yang dikelola korban. “Ini belum ditemukan, masih proses pencarian hingga pagi ini,” ungkap Anom.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.